2020-12-16 |  Lifestyle

Laporan wartawan Tribunnews.com Hasional Eko P Gultom —— TRIBUNNEWS.COM-Kisah Firyal Nadiah Rahmah seolah menginspirasi perempuan lain. Profesi dokter dan penata rias. Banyak prestasi yang diraihnya juga.

Wanita bernama Dr. Firyal ini lulus dari departemen pendidikan kedokteran dari fakultas kedokteran dan memiliki IPK rata-rata 3,85. Ia berasal dari Universitas Brawijaya Malang.

Ia masih mengajar di universitas dan perguruan tinggi yang sama, melanjutkan studi pascasarjana biometrik, dan berhasil memperoleh IPK kumulatif 3,82.

Tidak hanya itu, Dr. Firyal masih berkiprah di bidang akademik lainnya, seperti Juara II Olimpiade Kimia Surabaya, Laporan lisan I International Conference on Stem Cells and Biomedicine, penyelenggara Resusitasi Neonatal 2018-2023, dll .– –Harap Baca Juga: Akhirnya Bisa Tampil di TV, Selebgram Perankan Sultan Denise Chariesta (Sultan Denise Chariesta): Saya Bersyukur dan Bangga – Kecuali Sarjana, Ini Lahir 11 April 1996 Perempuan juga pernah berprestasi di bidang non akademik. Ia memenangkan Kartini Prize 2019, di mana beberapa perempuan inspiratif dari berbagai daerah di Indonesia berpartisipasi dalam kompetisi tersebut.

Ia menorehkan prestasi akademik dan non-akademik yang tak terhitung jumlahnya ketika ia masih muda, Ini merupakan pencapaian yang luar biasa baginya. Sebagai seorang dokter muda, Firyal aktif menjadi penyedia resusitasi neonatal sejak 2018.

Saat ini Firyal bekerja sebagai dokter umum di Rumah Sakit Ibu Soerya Sepanjang (RSIA) dan sebagai dokter estetika di beberapa klinik kosmetik. -Lihat juga: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hari Guru Sedunia: Perjuangan para guru saat pandemi menjadi inspirasi-sangat muda, perempuan berusia 24 tahun ini sudah disibukkan dengan banyak kegiatan.

Tinggalkan Balasan