2020-11-11 |  Lifestyle

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPPMS) Mooryati Soedibyo didirikan pada tahun 2003 dan menjadi pilihan bagi mereka yang ingin menguasai bidang kecantikan. Setiap tahun sedikitnya 250 sampai 300 orang bergabung dengan LPPMS. Badan tersebut juga telah melahirkan bibit-bibit baru yang potensial di bidang kecantikan, yang kini muncul sebagai desainer dan terapis di berbagai tempat. Dan pelatihan (LKP) agar mampu menularkan ilmu dan ketrampilan kepada mereka yang tidak memiliki kesempatan untuk belajar secara formal, sehingga menjadikan mereka sebuah tatanan yang bisa bekerja sendiri.

Dukungan ini diberikan melalui Pendidikan Keterampilan Kerja (PKK), yaitu program layanan pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan profesional sesuai kebutuhan industri dan membekali peserta didik agar dapat memperoleh keterampilan di bidang tertentu dengan sertifikat kompetensi profesional Kemampuannya sudah terbukti dan terserap di bidang komersial dan industri (DU / DI).

Bingar Egidius Situmorang, Direktur Utama PT Mustika Ratu Tbk (MRAT), dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia atas dukungannya melalui program pelatihan vokasi untuk mendidik dan meningkatkan mutu pendidikan khususnya di LPPMS ini. Kerjasama ini merupakan langkah yang kami hargai, patut kami ucapkan terima kasih dan manfaatkan sepenuhnya.

“PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) siap memberikan dukungan melalui pelatihan professional ketrampilan kecantikan, dan untuk membentuk produk Ratu dengan Mustika yang natural dan aman Bahan sehat dan halal dapat memenuhi perkembangan program pelatihan kecantikan dan kecantikan mahasiswa LPPMS dengan menyesuaikan kondisi kebutuhan industri terkini. ”Selain itu, Egidius menambahkan:“ PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) sangat mendukung peningkatan kecerdasan dan Semua anak Indonesia dibekali ketrampilan yang memungkinkan mereka untuk mandiri dan bekerja sehingga menjadi tenaga kerja yang terampil dan siap bekerja di masa depan, ”kata Egidius.

“Ini merupakan komitmen Mustika Ratu untuk membina generasi muda melalui keterampilan, pendidikan dan menciptakan berbagai macam peluang untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional, serta terus menciptakan generasi muda yang cerdas dan inovatif bagi laki-laki. Dia menambahkan: “Kerinduan akan kemajuan, terapi energi yang bertanggung jawab. LPPMS tahun ini memberikan tingkat hipertermia tertinggi. Pendidikan Keterampilan Kerja II (PKK) dibuka di ruang kelas LPPMS Graha Mustika Ratu pada Kamis, 8 Oktober 2020.

Yuniastuti K., Kepala LPPMS dan General Manager Diklat Vokasi Putri menjelaskan: “Pembukaan PKK ini merupakan awal dari implementasi rencana komunikasi dan penghubung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Materi yang diberikan kepada peserta memenuhi persyaratan industri dan perdagangan (DU / DI), sehingga diharapkan lulusan dapat segera terserap.

Pada program hidroterapi, mahasiswa akan mendapatkan mata kuliah yang komprehensif seperti konsep hidroterapi, anatomi, hygiene dan personal hygiene, body massage, body scrub, body mask, terapi tangan dan kaki, aromaterapi, terapi panas, hidroterapi dan relaksasi.

Tinggalkan Balasan