2020-11-11 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-National Geographic dan seniman Wayang Orang berkolaborasi dengan Pertamina mencoba mencari solusi seni pertunjukan dalam tatanan “normal baru”.

Terobosan ini melahirkan pentas online atau pentas online saat pandemi Covid-19 yang akan digelar Sabtu malam (27/6/2020).

Penonton dapat menyaksikan siaran langsung pertunjukan wayang kulit di Indonesia secara langsung melalui aplikasi Zoom. Artis orangutan Wayan yang menghentikan aktivitasnya akibat wabah tersebut.

Melihat orangutan Wayan, sepertinya kami diundang untuk berpartisipasi dalam peradaban surealis.

Nuansa kisah-kisah penyair hebat itu indah, epik, puitis, klasik, heroik dan terkadang bahkan menggores.

Baca: Penampilan tunggal Wayang Orang Sriwedari di pandemi minggu ini, kapasitas penonton 20% -ketika kita membaca novel “The Devil”, suasana serupa akan muncul. Cincin JRR Tolkiens, atau versi layar lebar.

Sebagai seorang ahli, Wayang orang merupakan salah satu kesenian yang mampu bertahan dari perubahan jaman, walaupun telah terbunuh beberapa kali. Kisah-kisah ini dikutip dari Ramayana dan Mahabharata, merupakan contoh yang indah dan bermakna.

Namun, kehebatan cerita tidak tercermin dalam dilema artis palsu. Mereka bahkan tidak bisa tampil setiap malam.

Tinggalkan Balasan