2020-11-09 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Direktur Departemen Urusan Islam dan Pengembangan Hukum Syariah, Agus Salim (Agus Salim) mengatakan Rabu (15/7/2020) dan Kamis (16/7/2020) matahari akan kembali melewati Ka’bah. (Ka’bah). Selama jam sibuk, fenomena ini terjadi pada pukul 16:27 UTC pada hari Rabu dan Kamis.

“Peristiwa alam seperti ini akan terjadi pada pukul 16.27 UTC atau 17.27 UTC.”

“Saat ini bayangan benda-benda yang berdiri tentunya akan mengarah langsung ke Ka’bah,” ujarnya di Jakarta, Jumat. (10/7/2020), dikutip dari bimasislam.kemenag.go. id .

Menurutnya, acara semacam ini disebut Istiwa A’dham atau Rashdul Qiblah .

Baca: 15-16 Juli, Cara Mengecek Kiblat saat Matahari Tepat di Atas Ka’bah Arah WIB, 2020 16.27 – Artinya saat matahari berada di atas Ka’bah, bayangan benda-benda terkena titik matahari searah kiblat.

Momentum ini memungkinkan umat Islam untuk memeriksa kembali arah Kiblat. Triknya adalah dengan memperhatikan hal-hal berikut saat memeriksa arah kiblat:

1. Pastikan objek sebagai landmark harus benar-benar vertikal. Atau gunakan yang banyak

Tinggalkan Balasan