2020-11-05 |  Lifestyle

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Konsep hunian yang mengedepankan kesehatan dan kebersihan tampaknya perlu dilakukan di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Seperti yang kita semua tahu, wabah Covid-19 telah merajalela selama hampir delapan bulan, membawa banyak perubahan gaya yang mendasar. Kehidupan dan aktivitas manusia sehari-hari di seluruh dunia. Kecepatan penularan masih mengkhawatirkan, dan banyak orang menyadari bahwa gaya hidup sehat adalah kunci untuk menghindari terpaan penyakit tersebut.

Masyarakat semakin meningkat, perlu diketahui bahwa penerapan regulasi kesehatan (jarak fisik, penggunaan masker di tempat umum, rutin yang dianjurkan untuk mencuci tangan pakai sabun di bawah air mengalir) adalah untuk mengatasi virus Covid-19.

Pandemi Covid-19 tidak hanya mengubah aktivitas dan gaya hidup sehari-hari, tetapi juga mengubah struktur kehidupan masyarakat, termasuk tata guna lahan perkotaan.

D Di hampir semua kelompok perumahan, ruang perumahan pribadi dibagi menjadi beberapa area seperti produksi, rekreasi, ruang belajar, dan tempat ibadah.

Bacaan: Pedoman baru peraturan sanitasi yang dikeluarkan oleh WHO: Ventilasi dalam gedung untuk memakai masker di dalam ruangan — Bacaan: Arsitek Mojang B.Anton, Green City of Chicago dan San Francisco-Ini sama Selama beberapa bulan terakhir, hampir seluruh pelaku usaha tidak terlepas dari kebijakan bekerja dari rumah (wfh) yang diterapkan oleh hampir seluruh karyawannya. Banyak pertanyaan tentang perumahan telah mengemuka dalam kehidupan ini dan apa yang cocok untuk mendukung pencegahan penyebaran Covid-19. Yulia Muliaty (Yulia Muliaty) mengingatkan masyarakat tentang karakteristik dan penyebaran Covid-19. Kata Yulia dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Senin (8 Agustus 2020).

Tinggalkan Balasan