2020-11-03 |  Lifestyle

TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 menjadi tantangan berbisnis. Hal inilah yang dialami Anny Saputro di industri kuliner selama dua tahun.

Diakuinya, pandemi Covid-19 telah meningkatkan biaya produksi. Karena penjualannya sepenuhnya online. Untuk itu, Anny Saputro harus membuat kemasan khusus dan higienis untuk meyakinkan konsumen bahwa produknya steril.

“Oleh karena itu, kebersihan produk membutuhkan biaya tambahan, ujar Anny Saputro, pemilik usaha kuliner merek Pelangi Chef.

Baca: Dewi Perssik terjun ke bisnis kuliner dengan berjualan Rempah Mamah Muda

Baca: Sukses Memusnahkan legenda makanan Indonesia Sisca Soewitomo mengklarifikasi masalah ganja-dia menyadari bahwa kenaikan harganya bukanlah hasil. Mengingat situasi saat ini sangat sulit, itu wajar. Oleh karena itu, dia harus melewati cakupan pasar yang lebih besar Untuk meningkatkan omzet. Hingga saat ini usahanya masih mampu bertahan. Ia sudah memiliki pelanggan tetap yang menyukai produk masakannya.

Dengan dukungan suami dan anak-anaknya, Anny berencana mengembangkan usahanya sekaligus Harapan untuk membuktikan bahwa ibu rumah tangga bisa menghasilkan uang. Silver.

Anny berinisiatif mendirikan bisnis kecantikan dan stock, yang akan menjadi peluang bisnis berikutnya.

Selain waktu luang yang cukup, bisnis gourmet, kecantikan dan stock industri kecantikan juga dimiliki Anny Salah satu passion bisnis Saputro — dan perannya sebagai ibu rumah tangga? Sepertinya dia selalu menghabiskan waktu bersama anak-anak. — Dalam pandemi ini, dia menemani anak-anak mengikuti kursus online. Dan mengajak mereka pergi berlibur .

Kedepannya, Anny berharap bisa mengurus ketiga anaknya, perusahaannya, memperluas pasar, dan bisa berbagi waktu dengan anggota keluarga.

Tinggalkan Balasan