2020-11-02 |  Lifestyle

Laporan reporter Tribunnews Hasiholan Eko Purwanto

TRIBUNNEWS.COM -Menurut pandemi COVID-19 saat ini, madu murni dipercaya memiliki efek antibakteri tingkat tinggi pada sistem kekebalan tubuh. SPA Indonesia memilih meluncurkan Wild Wild, salah satu produk madu untuk meningkatkan kekebalan masyarakat terhadap virus corona.

CEO PT Louise (Louise) dan Chelsea Indonesia (LNC) Trisya Suherman mengatakan pemilik brand Bambu Spa telah meluncurkan produk virtual.

Baca: Sapi Kurban Jokowi di Jambi, Mandi 3 Kali Sehari, Makan Telur dan Madu Campur

– Kegiatan Ini Bertempat di Ikatan Pengusaha Indonesia (IWAPI) Acara dibuka dengan doa dari pendiri Dewi Motik Pramono yang juga merupakan duta UMKM Indonesia.

Dari sisi bisnis, pada acara peluncuran tersebut, mantan Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menjabat sebagai Senior Advisor PT LNC. Ia mengatakan bahwa peluncuran tersebut merupakan bagian dari semua calon pemenang. “Menguraikan ekonomi Covid-19”, yaitu calon pecundang dan calon pemenang. Merupakan langkah bijak untuk meluncurkan produk madu liar di era pandemi ini, karena madu sudah termasuk dalam perawatan kesehatan dan menggunakan e-commerce sebagai keduanya Pasar yang dimiliki. Soal potensi menangnya, ”jelasnya.

Baca: Manfaat luar biasa minum limun dan madu untuk mencegah kesehatan kulit dan efektif menurunkan berat badan

Disaat bersamaan, CFO PT. LNC Andry S. Tjoe menjelaskan. Selain madu lainnya, madu liar memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi yaitu bee pollen, antioksidan, dan asam amino bebas.

“Manfaat madu liar antara lain alergi atau histamin, memperkuat daya tahan tubuh, bermanfaat bagi kesehatan hati, dan Aman untuk bayi dan wanita hamil. Katanya.

Peresmian Madu Liar dan HUT ke 12 Bambu Spa yang diselenggarakan oleh Putri Wisata Indonesia Intellegencia 2017, Banadhi Kurnia Dewi (Onad) dihadiri Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Salman Al Farisi, Duta Besar RI untuk Australia Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, 2014-2019 Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak Yohana Susana Yambise, Komisaris Independen Indonesia Telecom, Profesor Marsudi Wahyu, konsultan dan penasehat hukum dari berbagai daerah, dan banyak tamu terhormat lainnya.

Tinggalkan Balasan