2020-11-02 |  Lifestyle

Reporter Tribunnews di Jakarta melaporkan bahwa Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Pulpen atau pulpen mungkin menjadi bagian dari kehidupan kita, seperti mencatat di kelas, menulis puisi untuk teman, menandatangani dokumen kerja, bahkan mengajari anak-anak menulis. -Menurut sejarahnya, istilah pulpen sudah ada sejak tahun 1931. Siaran persnya Sabtu (6/6/2020) .

Momen spesial BallpointDay dirayakan pada 10 Juni setiap tahun. Untuk memperingati kehadirannya, Faber-Castell mengajak semua pihak untuk mengenang penggunaan Ballpoint. — Pulpen dapat diwujudkan dengan gambar yang digambar dengan pulpen, atau dalam karya tulis seperti pulpen pendek, sajak / puisi dan huruf tulisan tangan, yang semuanya ditulis manual dengan bolpoin. -Membaca: Tidak ada masalah dengan menelepon tarik tunai di bank Bukopin di ATM- “Tentunya hal ini didasarkan pada sejumlah besar penelitian yang menunjukkan bahwa manfaat menulis dan menggambar secara manual dapat mengurangi tingkat stres dan membantu daya ingat seseorang. “Dia berkata.

Baca: APPBI menyiapkan aturan baru untuk penyewa sebelum pusat perbelanjaan dibuka kembali

Pihaknya mewajibkan karya atau gambar tertulis asli / ciptaan sendiri, tidak pantas, dicuri, atau dicuri.

Peserta dalam kegiatan umum dapat orang dari segala usia dan profesi Peserta dapat bekerjasama dengan Faber Ballpoint Pen-Castell, termasuk foto karya seni saat menggunakan Faber-Castell allpoint, dan tidak menyinggung atau mengandung SARA, pornografi dan Foto karya seni kekerasan.

– Peserta dapat mengirimkan hingga 3 karya melalui jejaring sosial Instagram mereka, termasuk hashtag #ballpointday menyebutkan instagram @fabercastell_id, waktu kompetisi dari 31 Mei hingga 10 Juni 2020.

Tinggalkan Balasan