2020-10-25 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mengucapkan terima kasih kepada PSSI dan PT LIB atas keputusan POLRI untuk tidak mengeluarkan suporter Ligue 1 dan kompetisi rolling liga 2. Menteri Pemuda dan Olahraga RI kepada Ketua PSSI Mochamad Hal tersebut disampaikan Iriawan, Managing Director PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, Plt Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi dan Sesmenpora Gatot S Dewa Broto di lobi Kemenpora, Selasa (29 September 2020). — -Dalam jumpa pers implementasi Protokol Kesehatan, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyatakan telah menyelenggarakan rapat koordinasi dengan pimpinan PSSI dan PT LIB beserta pimpinannya. Staff pengembangan sepakbola Indonesia.

Dalam rapat koordinasi, PSSI mengambil keputusan bijak dan bijak untuk melanjutkan Ligue 1 dan Ligue 2.

“PSSI telah memutuskan untuk menunda petisi bulan depan. Inilah yang dilakukan Ketum PSSI PT LIB. Kami harus berterima kasih kepada anggota dewan. Menteri Pemuda dan Olahraga Indonesia mengatakan:” Kempora berterima kasih kepada ketua PSSI karena telah memprioritaskan publik Sikap aman, ”ujar Menteri Pemuda dan Olahraga RI. -Menpora Indonesia menuntut seluruh pemain sepak bola Indonesia memahami keputusan ini. Staf juga bisa memahami keputusan PSSI. Kita berharap wabah ini segera berakhir dan insya Allah terus bertanding Saya berharap bulan depan sudah ada tanda-tanda perbaikan kondisi persaingan agar kita bisa kembali bertanding “tambah”. Lawan Persik Kediri harus menundanya sesuai instruksi Mabes Polri yang tidak mengeluarkan izin keramaian.

“Kita semua tahu bahwa Mabes Polri mengeluarkan izin yang dikeluarkan oleh Kadivhumas, yang untuk sementara ditunda dan dipertimbangkan; pertama, POLRI menilai kasus Covid-19 di Indonesia cukup tinggi, dan kita tahu bahwa memang demikian. Kedua, POLRI Keputusan sudah keluar dan belum ada izin yang dikeluarkan di semua tingkatan saat ini, ”kata Mochamad Iriawan.

“Tentu saja, untuk dua keputusan ini, Federasi kami (PSSI) menjawab pertanyaan ini, menghormati dan memahami keputusan untuk tidak mengizinkan atau menunda pemutaran ulang pertandingan Ligue 1 dan Ligue 2. Sekali lagi., Kami menghormati dan memahami POLRI PSSI pun mengucapkan terima kasih kepada klub atas semangat dan pengorbanannya atas keputusan markas. Selain itu, banyak tim yang sudah menambahkan bahwa ada Jawa di Yogja dan Malang. — “PSSI Permintaan pertama adalah menunda permainan selama satu bulan, karena jika permainan dimulai pada bulan November akan berakhir pada bulan Maret, kami masih memiliki waktu untuk mengikuti permainan, karena jika permainan dimulai pada bulan Desember, kami tidak perlu menundanya, karena bulan April sudah Memasuki Ramadhan, Mei akan memasuki Piala Dunia U-20 2021, “katanya-” Jika kondisinya memungkinkan, ini harapan kami bagi pemerintah dan kepolisian. Satu bulan kemudian, Ligue 1 dan Ligue 2 akan kami turunkan lagi. permainan. Kami tahu apakah permainan ini akan berlanjut, itu akan menghilangkan satu generasi, dan tim nasional tidak akan bisa mengikuti agenda FIFA atau AFC. Dia mengatakan bahwa FIFA dan AFC mungkin menganggap ini buruk.

Tinggalkan Balasan