2020-10-25 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menghadapi masa adaptasi dengan kebiasaan baru transportasi termasuk jasa angkutan laut, Kementerian Perhubungan mengeluarkan peraturan tentang penerapan pedoman angkutan penumpang laut untuk beradaptasi dengan era baru, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Nomor 12 Tahun 2020. Kebiasaan masyarakat menghasilkan penyakit virus Corona yang aman dan selamat sepanjang tahun.

Edaran ini dikeluarkan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 41 Tahun 2020 tentang Perubahan Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 tentang Pencegahan Isi pengendalian transportasi dalam rangka penyebaran Covid-19 dan surat edaran Accelerated Working Group COVID-19 Group General Manager pada tahun 2020. Seae 2019 edisi ketujuh (COVID-19) mengenai standar dan persyaratan bagi orang yang bepergian selama masa adaptasi untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru ).

“Surat edaran ini tidak lagi mengatur siapa yang pergi atau membatasi siapa yang telanjang. Tetapi siapa pun boleh berperahu, tetapi tetap harus mematuhi prinsip-prinsip peraturan kesehatan, termasuk jarak fisik. Cegah Covid-19 menyebar ke produktif dan produktif Masyarakat yang produktif. “Safety Covid-19” ada di kantor Kementerian Perhubungan DKI Jakarta.

Menurutnya, dalam penyelenggaraan angkutan laut yang menyesuaikan dengan kebiasaan baru ini, setiap penumpang dan operator harus memenuhi standar pengoperasian kapal penumpang dan terminal penumpang Pendaratan orang dan pelabuhan embarkasi.Misalnya bagi penumpang, mereka bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri dengan menerapkan prosedur kesehatan (seperti menjaga jarak, memakai masker, cuci tangan dan mematuhi peraturan yang berlaku). – Minta setiap penumpang untuk menunjukkan Tiket, boarding pass, KTP, dan dokumen penting lainnya.

Persyaratan khusus Untuk penumpang dari luar negeri, mereka harus lulus tes PCR sebelum tiba di pelabuhan domestik.

Selain itu, setiap penumpang diharuskan mengaktifkan “Maintenance” “Layanan. Aplikasi” Perlindungan “yang dapat diunduh melalui Appstore atau Playstore. – Mengenai kapasitas penumpang resmi di atas kapal, Administrasi Umum Angkutan Laut menekankan bahwa kapasitas penumpang harus disesuaikan dengan prinsip selalu menggunakan protokol sanitasi untuk menentukan karakteristik kapal. — Operator kapal penumpang dan operator terminal penumpang juga berlaku dan memerlukan inspeksi Covid-19 Free Health secara teratur menerapkan prosedur kesehatan kepada karyawan, anggota awak atau operator lain, termasuk menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Tinggalkan Balasan