2020-10-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Penang-Menteri Pertanian (Meng Dan) Syahrul Yasin Limpo mengimbau masyarakat Kalteng untuk bersentuhan langsung dengan pertanian. Mengingat sudah ada rencana food park di Kalimantan Tengah sebagai rencana pertanian ke depan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional, maka langkah ini perlu dilakukan.

“Perlakuan pertanian itu seperti membelai langit, karena baik untuk kehidupan banyak orang. Lho, karena pertanian tidak mengenal krisis. Pertanian tidak mengenal Covid. Jadi ini harus kita lakukan dengan serius,” Senin (8 /) 31/2020), Menteri Pertanian berada di desa Tahaibaru di Kecamatan Mariku Kabupaten Prombisau saat perkebunan pertama kali ditanam. Tanah itu punya potensi besar. Pemerintah juga berencana mengembangkan pertanian modern dan terintegrasi di kawasan tersebut. -Dari sisi informasi, Provinsi Kalimantan Tengah memiliki potensi untuk mengembangkan lahan pertanian seluas 164.000 hektar yang dapat dikelola dengan perluasan 79.000 hektar, sedangkan potensi industri pangan di Kabupaten Prang Bissau mencapai 706 hektar. Hektar itu bisa menghasilkan 4 ton beras impor. -Disediakan untuk Brigade Asintan di Kabupaten Prang-Bissau di Kalimantan Tengah.

Jenis bantuan yang diberikan meliputi 98 traktor roda empat, 150 traktor roda dua, dan 35 tanaman padi yang belum dipotong. Selain Alishan Dan, Kementerian Pertanian juga menyediakan beras dan benih jeruk berkualitas tinggi.

Dengan bantuan tersebut, Mentan berharap wilayah Kalimantan dapat menopang perekonomian nasional melalui sektor pertanian modern. Ia menyimpulkan: “Jika semuanya dilakukan secara konsisten, saya yakin Indonesia akan mampu membangun lumbung global.” (*)

Tinggalkan Balasan