2020-10-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Winarno Tohir, Ketua Umum Pilar Perhimpunan Nelayan (KTNA), mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah mendorong alokasi program Kredit Niaga Rakyat (KUR) ke sektor pertanian. -Winarno meyakini KUR sangat bermanfaat bagi kondisi petani dan kelompok tani yang terkena langsung penularan penyakit corona.

“Saya kira program KUR bisa membantu kondisi mereka (petani dan usahatani) untuk produksi dan pertanian. Peluang ini harus dimanfaatkan secara maksimal dan tidak disia-siakan,” kata Winarno, Senin, 1 Juni 2020. Krisis, karena petani terus berproduksi. Ia yakin langkah ini sejalan dengan kepemimpinan Presiden Indonesia Joko Widodo yang sudah berkali-kali dimutasi.

“Ini merupakan dukungan khusus bagi para petani untuk menjaga semangat khusus. Pandemi Covid 19 seperti saat ini,” ujarnya. Wennano berharap pemerintah sepakat memberikan perhatian lebih, karena petani merupakan pahlawan pangan dan juga memerangi penyakit korona global. -Untuk ini, kita harus bekerja sama untuk memastikan ketersediaan pangan. Kita juga harus mempertimbangkan penderitaan petani. Demi menjaga keberlangsungan pertanian Indonesia. “-Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, berkali-kali menyatakan akan memberikan bantuan tunai untuk pembelian sarana pertanian senilai 300.000 hingga 276 juta rupiah. Semua bantuan ini akan diberikan secara bertahap selama tiga bulan ke depan .

” Kementerian Pertanian telah mengalihkan fokus anggaran untuk memperkuat produksi pertanian, baik untuk penyiapan benih maupun penyiapan benih. / Benih di Alsintan. “Bahkan untuk memperkuat permodalan, pemerintah menyiapkan dana Kredit Niaga Rakyat (KUR) Rp 50 triliun untuk disalurkan ke petani,” kata Syahrul.

Pada Mei 2020, penyerapan KUR yang dibayarkan Kementerian Pertanian mencapai Rp 17 triliun. Selain itu, di help desk program KUR, banyak petani yang memberikan respon positif.

Tinggalkan Balasan