2020-10-24 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Kapal KMP PADANG BAI-Ro-Ro. Dharma Rucitra III milik PT. Dharma Lautan Utama (Dharma Lautan Utama) mengambil rute pengangkutan dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Padang Bai tadi malam (12/06/2020), sebelum memasuki Pelabuhan Padang Bai Kecelakaan terjadi dalam perjalanan menuju Port 2 Pier. Dan evakuasi dengan aman. – Ni Luh Putu Eka Suyasmin, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan Padangbai, mengatakan KMP. Dharma Rucitra III berbendera Indonesia GT 1444 berangkat pukul 17.05 WIB pada Jumat (6/12/2020). WITA dalam kondisi berlayar dan cuaca cerah .

Baca: Peraturan Kementerian Perhubungan semestinya meremajakan penerbangan industri saat pandemi – 09.30 di hari WITA, kapal memasuki Dermaga Pelabuhan 2 Padang Bai, dan Sudah siap dipindahkan ke sandar, namun ditemukan kapal miring sekitar 45 derajat ke kanan, sehingga tidak bisa merapat di dermaga saat proses bongkar muat. Tindakan yang diambil oleh Kapten KMP. Wahyudi Dharma Rucitra III menurunkan jangkar kirinya pada pukul 21.30. WITA, kru menembakkan tali busur kiri. Begitu pula dengan tali tros yang diikat dan kapal sedang bermanuver untuk merapat di dermaga, namun kapal miring ke kanan dan air laut masuk, sehingga mesin kapal mati. Menanggapi hal tersebut, KSOP Padangbai dan instansi pelabuhan terkait lainnya segera melakukan proses evakuasi penumpang. Sama halnya dengan kru.

Baca: Kapal Penumpang Dharma Rucitra Kandas, ASDP: Hanya Dermaga 1 Pelabuhan Padang Bai yang beroperasi normal

“Kapal tidak bisa sandar di dermaga. WITA dievakuasi jam 21.45 WIB. Eka mengatakan proses evakuasi sudah di WITA malam Selesai pukul 10.18 Proses evakuasi berakhir di WITA.

Terdapat 48 penumpang dan 17 awak kapal tersebut juga mengangkut kargo yaitu 10 truk besar, 8 truk tronton, 3 truk medium, dan 3 truk Kendaraan Kecil dan 9 Sepeda Motor. – Baca: Kapal Penumpang Dharma Rucitra Kandas di Padangbai, Bali, Tidak Ada Korban — Selanjutnya Semua Penumpang dan Awak Laut Telah Lulus Perjanjian Kesehatan Covid-19 Pemeriksaan kesehatan telah selesai, dan hari ini (13/6/2020), KSOP Padang Bai akan memeriksa kondisi kapal yang masih terdampar di dermaga 2 dan memastikan bahwa kejadian tersebut tidak akan mengganggu aktivitas navigasi Pelabuhan Padang. Bai .

” Eka menyimpulkan: “Pagi ini kami akan mengecek kondisi kapal dan meminta kepada tug Pertamina untuk membantu memindahkan kapal. Kami pastikan lokasi kecelakaan aman dan tidak melibatkan aktivitas transportasi.” (*)

Tinggalkan Balasan