2020-10-24 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila, Menpora Zainudin Amali pada Senin (1/6/2020) sore.

Dibawah persiapan tiada henti untuk normal baru, kegiatan aktif di era digital dibawakan oleh pendiri dan kepala sekolah MMN Kaisar Akhir, dengan tema “Pancasila dan Pemuda di Laut di Era Digital”. -Menpora menegaskan dalam pidatonya bahwa semua anak bangsa, terutama anak muda, tidak bisa meninggalkan Pancasila. Mulailah menyapa seluruh peserta, sebanyak 447 peserta.

Selain itu, Menpora mengapresiasi ide MMN, sekaligus menyampaikan pesan berharga bahwa jika tidak ingin ketinggalan dan terpinggirkan, Anda harus cepat beradaptasi dengan era digital atau milenium.

Selain memperkuat kapabilitas digital, MMN juga dapat memberikan empat kontribusi yaitu, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan kemaritiman, menyelenggarakan pendidikan kemaritiman, pelatihan dan literasi di masyarakat, serta berupaya menjaga budaya maritim kearifan lokal dan penguasaan maritim. Sumber daya. Memperkuat sumber daya manusia.

“MMN ngotot menggunakan Pancasila yang bisa dipantau, seperti melaporkan ke dinas terkait bila terjadi pelanggaran maritim, dan sangat penting untuk mengedukasi masyarakat. Misalnya jangan membuang sampah ke laut, kalau tidak akan mencemari laut. Di lingkungan ini, kreativitas digital bisa digunakan, “kata Menpola.

“Besar harapan MMN tidak bertahan di webinar semacam itu, harus ada tindak lanjut yang bisa diusung oleh Kemenpora prioritas pemuda, imbuhnya.“ Webinar ini sudah selesai, Faisal Abdullah, anggota dewan pemberdayaan pemuda, membuat kalimat terakhir yang harus kita pikirkan bersama, isu kemaritiman anak muda masih perlu mendapat perhatian serius. –Menurut data, proporsi ini kurang dari 1% dari 67 juta anak muda Indonesia yang bergelut di industri maritim. “Tiga perempat wilayah kita adalah transportasi laut. Seharusnya melibatkan banyak departemen kerja. Tanpa upaya kita, keadilan sosial tidak akan ada.”

Anggota staf muda yang berpartisipasi dalam pertemuan publik pemuda webinar Zoom adalah Venno Tetelepta, TAM Syamsul Qamar dan Asisten Pengembangan Kapasitas Pemuda I Gusti Putu Rake. (*)

Tinggalkan Balasan