2020-10-23 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial meninjau kembali proses penyaluran Bantuan Sembako Tunai dan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Citeureup dan Gunung Putri, Bogor. Ini penting karena langkah terakhir adalah langkah pertama. Menteri Sosial Juliana P Batubara (Juliari P Batubara) mengatakan Senin (6/7/2020) di Citeureup Kota Bogor. 2020. Dari sebelumnya sebulan dua kali menjadi sebulan sekali penyaluran bansos. .

“Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang bantuan sosial hingga Desember. Beda dengan dua kali sebulan sebelumnya, jadi disalurkan sebulan sekali, “kata Julia Li.” Kementerian Sosial tidak mentolerir pemotongan bansos, jadi warga bisa langsung lapor ke polisi.

” Warga merasa dirugikan sehingga mengurangi bansos. Warga harus menolak dan melapor ke polisi. Ia mengatakan: “- Penyaluran bansos di Kabupaten Bogor berjalan lancar. Ini karena kerja sama dengan pemerintah daerah (Pemda). Kerjasama, koordinasi dan komunikasi yang baik. Rencana kementerian tidak akan berjalan tanpa kerja sama yang baik dengan pemerintah daerah. Selama ini program kesejahteraan Bogor sudah berjalan. Bagus sekali, lancar sekali, “kata Juliali. Juliali berkata:” Kami kemari dari awal kemudikan kemudi, menghubungi kepala daerah, dan menanyakan tentang kendala-kendala yang dapat mengganggu penyaluran bansos. “Meski ini tidak mudah, seperti di wilayah terbesar dan terpadat di Indonesia seperti Bogor, koordinasi yang baik memungkinkan pendistribusian sembako dan bansos BST berjalan lancar.

“ Intinya, komunikasi dan keharmonisan Koordinasi memungkinkan terselenggaranya program bansos dengan sangat baik, “jelas Juliari .-” Alhamdulillah sudah mendistribusikan 2.644 parsel ke seluruh MBako di wilayah kami dan memberikan 231 bansos kepada BST. Kami berterima kasih kepada Menteri Sosial, ”kata Asep.

Tinggalkan Balasan