2020-10-23 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan melalui Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) meluncurkan sistem tiket elektronik dan aplikasi pelacakan angkutan bagi pengguna angkutan di terminal Jatijajar pada Senin, 28 September. -Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berharap sistem tersebut dapat mengurangi risiko penyebaran COVID-19 di sarana dan prasarana transportasi, khususnya di wilayah Jabodetabek. . Sistem ini harus segera kita terapkan pada penggunaan angkutan umum “, kata Menhub Budi. -Menhub Budi menjelaskan, dalam pandemi ini, pemerintah dan masyarakat harus bisa beradaptasi dengan tatanan baru yang dipersonalisasi, alasannya. Optimalisasi teknologi. Alasannya, angkutan atau angkutan umum digunakan oleh banyak orang, sehingga perlu diterapkan protokol sanitasi yang lebih ketat, salah satunya dengan mengaktifkan sistem berbasis teknologi. AKDP (antar kota antar provinsi) digunakan Cetak tiket atau boarding pass, dan GO SHOW merupakan fungsi belanja tiket di vending machine.

Aplikasi Tracak Trans merupakan aplikasi yang dikembangkan untuk memanfaatkan kemacetan masyarakat khususnya untuk memantau penularan COVID-19 di wilayah Jabodetabek Di wilayahnya, area mengemudi, kendaraan yang bergerak, dan risiko mengemudi di sepanjang jalan .- “Jika kita tidak mematuhi dengan baik protokol sanitasi pada sarana dan prasarana transportasi umum, tidak menutup kemungkinan masuknya virus dan benda mati (seperti uang kertas). , Tunai dan bentuk transaksi langsung lainnya). Aplikasi cross-track ini juga bisa memantau penyebaran risiko COVID-19 di sekitar wilayah kami, ”jelas Menteri Perhubungan Budi.Selain itu, Menteri Perhubungan Budi juga berterima kasih kepada petugas lapangan yang terus bekerja bahkan selama transportasi. Apakah mereka agen angkutan darat, laut, udara, dan kereta api saat pandemi seperti ini? BPTJ juga menyumbangkan 1.500 masker dan membagikannya ke bus PO Depok. Mereka menerapkan transportasi yang aman, nyaman, sanitasi, dan aman. Pihaknya juga memantau pelaksanaan kesepakatan kesehatan. Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada petugas pos polisi tersebut, ”kata Menteri Perhubungan Budi. -Menhub Budi menyarankan agar Kementerian Perhubungan di semua lapisan dan masyarakat terus melaksanakan kesepakatan sanitasi dengan baik dan tetap optimistis pandemi Covid-19 ini karena transportasi adalah urat nadi perekonomian negara.

Tinggalkan Balasan