2020-10-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Anggota III Biro Verifikasi Keuangan (BPK) Achsanul Qosasi mengatakan Kementerian Sosial mencerminkan besarnya nilai anggaran pelayanan publik. BPK memastikan pelaksanaan anggaran Kementerian Sosial sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

“Sejak awal BPK telah mengawasi Kemensos. Masyarakat harus tahu bahwa Kemensos memiliki kemampuan untuk mengelola anggaran besar yang dipercayakan oleh negara. Karena Kemensos adalah perwujudan pelayanan publik. Dibuktikan dengan WTP Kementerian Sosial berfungsi dengan baik, ”kata Achsanul Qosasi belum lama ini di Gedung Cavang Kencana Kantor Kementerian Sosial.

Achsanul Qosasi menghadiri Gedung Cavang Kencana Kementerian Sosial dan akan menyampaikan laporan hasil pemeriksaan BPK (LHP) Laporan Keuangan Kementerian Sosial Tahun 2019. Dalam LHP ini, BPK memberikan nasehat WTP kepada Kemensos — Oleh karena itu Kemensos telah menerima notifikasi WTP sebanyak empat kali berturut-turut. Menteri Sosial Juliari Batuba (Juliari P. Turut hadir dalam pertemuan itu Menteri Sosial, Sekretaris Jenderal Hartono Laras, Inspektur Jenderal Dadang Iskandar, Pejabat Eselon I dan Eselon II.

Achsanul mengatakan anggaran tersebut dilaksanakan dengan baik Ia juga sangat penting, karena sesuai dengan anggaran saat ini, Kementerian Sosial telah mengeluarkan total 124,766 triliun rupiah untuk menyalurkan bansos ke puluhan juta negara penerima.

Menanggapi dampak pandemi Covid-19, Anggaran Kementerian Sosial terus meningkat. Pagu anggaran Rp 62,8 triliun ditingkatkan menjadi Rp 104,45 triliun. Anggarannya sudah mencapai Rp 66241 miliar (63,42%) yang merupakan tertinggi K / L. Kini, Kementerian Sosial ‘ Anggarannya sudah ditambah lagi mencapai Rp124,766 triliun, dan realisasinya adalah 2.

“BPK harus langsung mencari bantuan dari Kemensos. Tujuannya untuk mendorong para penyelenggara negara Kementerian Sosial agar dapat bekerja dengan baik, terutama di Saat ini, anggaran Kementerian Sosial termasuk salah satu yang terbesar di K / L. Ia menggunakannya untuk perencanaan masyarakat sebagai bagian dari pengelolaan Covid-19.

Apresiasi penggunaan gedung

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Archisanur juga memuji Kemensos karena dapat menggunakan kembali gedung Cawang Kencana (GCK).

Kita tahu setelah melalui proses hukum yang cukup lama, gedung ini bisa saja kembali bertekuk lutut Kementerian Sosial. On. Dari tindak lanjut pemeriksaan BPK 2015 hingga pengembalian GCK juga tidak terpisahkan.

“Gedung ini merupakan barang publik berukuran besar yang dapat dikelola dengan baik dan digunakan untuk menunjang kantor kementerian. Operasional. Bisnis sosial sebagai fungsi dari tugas yang lebih besar dan terus bertambah. ”Ujarnya. -Mendos Juliari mengucapkan terima kasih kepada perwakilan Kemensos atas prestasinya. Kali ini, opini WTP sangat penting bagi Kemensos. Yang penting, Kementerian Sosial terus meningkatkan anggarannya, terutama belanja bansos. Bahkan di tahun 2020, anggaran Kementerian Sosial akan menjadi anggaran terpenting dari semua K anggaran. / L .

” Prestasi ini saya apresiasi. Dengan anggaran yang terus membengkak, predikat WTP bisa kita raih dan pertahankan. Menurut saya hal ini tentunya tidak lepas dari kerjasama yang baik dan komitmen yang teguh di semua tingkatan. Ia mengatakan bahwa Kemensos, terutama dalam transparansi dan akuntabilitas. Dalam hal pengelolaan anggaran, tentunya pencapaian ini tidak lepas dari rekomendasi tim review BPK.

Tinggalkan Balasan