2020-10-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo meminta jajarannya untuk memberikan bantuan guna meningkatkan nilai tambah, daya saing, dan keunggulan setiap produk pertanian, termasuk hasil tanaman berupa rempah-rempah yaitu pala. Pesan tersebut disampaikan SYL pada Sabtu (30/5) saat mengunjungi pembibitan pala di Desa Seith, Kecamatan Leihaitu, Kabupaten Maluku Tengah.

SYL menyampaikan bahwa peran dan penguasaan teknologi sangat penting untuk mempercepat perkembangan penanaman. Menurutnya, karena teknologi sama dengan faktor produksi lainnya. Perkebunan hasil Balai Penelitian Tanaman dan Pangan Industri (Balitri) merupakan salah satu jenis Tidore 1. Konon varietas ini memiliki keunggulan yang sama dengan Ternate 1 dari Pala. Namun Tidore 1 lebih tahan terhadap hama. Penyakit penggerek dan busuk buah. Hasil rata-rata varietas ini mencapai 7.500 biji / pohon / tahun.

Data dari Administrasi Umum Perkebunan menunjukkan bahwa hasil pala tahun 2018 sebesar 543 kg / ha, dan tahun 2019 sebesar 548 kg / ha. Produktivitas pala sebagian disebabkan oleh kenyataan bahwa perkebunan besar adalah perkebunan kecil. Di sana, petani masih menggunakan cara tradisional dan peralatan sementara untuk pengolahan dan pasca panen. Ini adalah era digital. Tolong, saran teknis tentang cara bertani harus disesuaikan dengan perkembangan zaman. Terutama dalam kasus seperti itu, pembatasan tatap muka. Oleh karena itu, kita harus memperkuat sektor hulu dan mengembangkan sektor hilir untuk meningkatkan nilai tambah, ‚ÄĚkata SYL. -Harap diperhatikan bahwa permintaan pala dunia hampir memenuhi setengah dari Indonesia. Ekspor pala Indonesia pada 2018 menurut Ditjen Perkebunan Menurut data, 20.202 ton atau US $ 11169 juta.

Sementara itu, Badan Karantina Pertanian d’Ambon mencontohkan, pengapalan pala berasal dari Ambon, dan tujuan Surabaya dan Jakarta pada 2020 sebanyak 106,1 ton. Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian, 19 kali lebih sering mencontohkan, di masa pandemi seperti itu, sektor pertanian menjadi andalan utama penyediaan pangan keluarga.

Tinggalkan Balasan