2020-10-22 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Dalam pandemi seperti saat ini, Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Indonesia bekerja sama untuk mendorong pariwisata dan ekonomi kreatif. Pada Selasa (21/7/2020), telah ditandatangani Nota Kesepahaman (MoU) penggunaan jasa dan jasa perbankan untuk mendukung pariwisata dan ekonomi kreatif.

BRI Handayani, Direktur Konsumer, dan Asisten Pemasaran Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif / Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nia Niscaya menandatangani- “Melalui kerja sama ini, BIS berharap dapat mendukung penyediaan layanan perbankan di bidang pariwisata. “Dengan begitu, wisatawan dan pelaku ekonomi kreatif dapat dengan mudah memperoleh transaksi dan dana BRI,” kata Handayani.

Isi utama kerjasama dalam MOU tersebut antara lain adalah promosi UMKM potensial yang mendukung usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan kegiatan pariwisata di Indonesia. , Dalam kurun waktu beradaptasi dengan kebiasaan baru, edukasi tentang prosedur perjalanan yang aman dan komersialisasi tabungan BRI BritAma dan tabungan BritAma, Nusantara travel plan dengan kartu co-branded.

Nantinya, media publikasi oleh BRI dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Kerja sama ini akan didukung. Masyarakat bisa mendapatkan informasi dan edukasi yang memadai. Selain itu, Handayani mengungkapkan tujuan dari kerja sama ini adalah para milenial yang ingin merencanakan perjalanan. “Dengan tabungan ini mereka bisa menggunakan sendiri Tentukan waktu perjalanan. Jangka waktu pembayaran dan jumlah saldo yang diterima. Dilengkapi dengan fasilitas asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan, fasilitas lainnya seperti produk tabungan AM-KKM dan desain kartu co-branded akan diperbarui sesuai dengan selera kaum milenial. Nama gabungan Kartu Kredit Wonderful Indonesia oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hingga Juni 2020, jumlah pengguna Kartu Kredit Wonderful Indonesia sudah mendekati 20.000. Kerja sama ini saya harapkan bisa meningkatkan pariwisata dan ekonomi kreatif dalam masa beradaptasi dengan kebiasaan baru. Tentunya saya juga berharap bisa memperkuat kerjasama antara inisiatif “Belt and Road” dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI. (*)

Tinggalkan Balasan