2020-10-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Guna memajukan pembangunan ekonomi kerakyatan dengan cepat, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) mengusulkan lima tahapan pembukaan tatanan kehidupan baru (new normal) di bidang perdagangan. Kegiatan usaha, terutama pada usaha komersial yang mendorong operasional perekonomian nasional, akan dilaksanakan pada Juni 2020 melalui penerapan perjanjian sanitasi yang ketat serta pemantauan dan evaluasi yang komprehensif. mulai bersiap. Kementerian Perdagangan telah merumuskan exit strategy COVID-19 melalui kegiatan komersial. Tahapan ini terdiri dari lima tahap, dengan persyaratan berbeda tergantung tingkat kerentanan terhadap potensi penyebaran COVID-19, ”kata Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dalam rapat dengan Ketua DPR RI dan anggota Pokja COVID-19 siang tadi (29 / 5) Diadakan di Gedung Kementerian Perdagangan.

Kunjungan Pokja COVID-19 DPR RI ke Kementerian Perdagangan bertujuan untuk tetap silaturahmi dengan Idul Fitri 1441. H. Di Departemen Perdagangan RI.

Memimpin rapat perdagangan Menteri Agus Suparmanto (Agus Suparmanto) didampingi Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga (Jerry Sambuaga), Menteri Perdagangan Oke Nurwan (Oke Nurwan), Perdagangan Dalam Negeri Suhanto (Suhanto) ) Dirjen Indrasari Wisnu Wardhana, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Srie Agustina, Inspektur Jenderal Kementerian Perdagangan, Kasan Muhri, Presiden Lembaga Penelitian dan Penelitian Perdagangan, Tjahya Wijayanti, Kepala Perdagangan Berjangka Komoditi Pengawas, Merlin Arlinda Imbangjaya dan Sutriono Edi, Kelompok Ahli Menteri Perdagangan, dan perkantoran Direktur Kantor Sugih Rahmansyah, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Moga Simatupang dan Direktur Humas Olvy Andrianita, Kementerian Perdagangan. Fraksi tersebut dipimpin oleh Koordinator Pokja COVID-19 Parlemen Indonesia Sufmi Dasco Ahmad. Beberapa anggota, termasuk IX Wakil Ketua Komite DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena dan Anggota Komite VI DPR RI Andre Rosiade, antara lain Gus Nabil, Puti Pramathana Puspa Seruni Guntur Soekarno dan VI DPR RI. Strategi keluar COVID-19 Kementerian Perdagangan akan dicapai melalui pembukaan kegiatan perdagangan secara bertahap dan Menerapkan perjanjian sanitasi yang ketat, membatasi jam kerja dan kemampuan operasional, menyesuaikan jumlah kunjungan dan membatasi waktu kunjungan pengunjung, serta menyusun SOP di wilayah setempat.Kegiatan perdagangan dilakukan dengan mengurangi risiko.

Kementerian Perdagangan telah merumuskan STRATEGI KELUAR COVID- Kelima (lima) tahapan dari 19. Pertimbangan pelaksanaan setiap tahapan sebenarnya tergantung pada kondisi wilayah atau wilayah, dengan tingkat penyebaran lokasi atau wilayah kegiatan yang sesuai, tingkat kedisiplinan masyarakat dan pelaku usaha, dan tingkat kedisiplinan masyarakat dan pelaku usaha. Kelompok kerja COVID-19 pusat dan daerah serta tim evaluasi dan pengawasan yang dipimpin pemerintah telah siap. Kegiatan komersial daerah dapat dilakukan di kawasan hijau atau kawasan hijau dengan tingkat reproduksi virus Rt <1. ​​Saat ini di 8 provinsi (Aceh, Riau, Kalimantan Utara, Maluku Utara, Jambi, Jakarta DKI, Bali dan Kepulauan Riau memiliki lebih dari 100 kawasan hijau (kabupaten / kota). Derajat kepatuhan seluruh elemen perusahaan dalam pelaksanaan perjanjian kesehatan. Kelompok kerja COVID-19 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah setempat menentukan status kawasan yang akan dinilai dan ditentukan.

Tinggalkan Balasan