2020-10-21 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah mengucapkan terima kasih kepada pekerja migran Indonesia (EMI Binti Toyib) yang lolos dari hukuman mati karena telah kembali ke Arab Saudi. Dukungan komunitas. /7/2020).

Menurut tanggapan Etty, Benny Ramdhani, Kepala BP2MI; Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Konferensi Permusyawaratan Rakyat Indonesia; Marini (Anggia Ermarini) dan Nihayatul Wafiroh (Nihayatul Wafiroh.) – Menurut Menaker Ida (Menaker Ida), peran sosial dan dukungan perwakilan Indonesia terhadap Arab Saudi telah berkontribusi pada pembebasan Etiopia dan Kepulangannya ke Indonesia sangat penting. – “Saya pikir ini adalah pekerjaan kami atas nama teman-teman kami. Mereka membela Ms. Etty, dan akhirnya dia diberikan tempat tinggal berbayar gratis. Dengan dukungan dari seluruh komunitas, termasuk teman-teman dari Komite Kesembilan, dia juga beruntung mendapatkan Hak tempat tinggal. Menaker Ida berkata .

Kita tahu bahwa Etty binti Toyyib adalah PMI Majalengka, Jawa Barat. Dia Saya lolos dari hukuman mati di Arab Saudi. Terima kasih atas uang tebusan 4 juta riyal atau Rp 15,5 miliar. Toyyib adalah PMI yang bekerja di Taif, Arab Saudi. Tahun 2001, Etty dituduh menjadi penyebab kematian majikannya Faisal al-Ghamdi. Etty dituduh meracuni majikannya.

Kali ini Menaker Ida mengumumkan komitmennya untuk terus melakukan advokasi atas nama PMI yang mengetahui persoalan tersebut.

Tinggalkan Balasan