2020-10-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan rasa terima kasihnya saat menyaksikan bulan purnama. Dalam akun Instagramnya @smindrawati, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas dua hal tersebut.

Pertama, karena Sang Pencipta memberinya kesehatan dalam proses mencoba untuk bangun. Kedua, implementasi rencana jaminan sosial dengan hasil yang luar biasa. Dia mengatakan dalam pemberitaan pada 4 Agustus bahwa anggaran sebesar 85,34 miliar rupiah dibuat untuk bidang perlindungan sosial. Tertinggal akibat program Bantuan Keluarga Harapan (PKH), 80 juta orang mendapat kartu sembako dan 40 juta mendapat uang bantuan sosial. Hingga hari ini (8 Agustus 2020) postingan tersebut masih dibanjiri komentar, hampir semua komentar positif dan memuji pemerintah.

Baca: Millennium Organization dukung sikap Mensos yang melarang anggota Parpol tidak lagi menjadi koordinator PKH

Presiden Joko Widodo Minta Menteri Tingkatkan Pencapaian Anggaran Mendukung beban pengeluaran masyarakat terdampak pandemi COVID-19 dan menggairahkan perekonomian. Presiden juga mengatakan, departemen perlindungan sosial paling banyak menyerap, mencapai 38%. Kementerian Sosial dan mitra kerja mendorong dan memperkuat berbagai upaya pemerintah untuk mengatasi dampak pandemi COVID-19, terutama melalui program bantuan sosial (bansos). Sama seperti Menteri Keuangan. Harapannya adalah harapan kita bersama. Seperti yang dikatakan Menteri Keuangan, pemerintah sedang bekerja keras untuk mengatasi dampak pandemi. Memang dalam proses realisasi anggaran program bantuan sosial Kementerian Sosial, anggaran terus mengalami peningkatan. Saya terus mendorong Kementerian Sosial untuk menjaga dan meningkatkan hasil anggaran agar masyarakat bisa merasakan dampaknya. Menteri Sosial Giulielli (Jumat) mengatakan (7/8/2020) Di bawah kepemimpinan Menteri Giulieri Sosial, pelaksanaan anggaran Kementerian Sosial terus meningkat, yang telah mencapai level yang tinggi. Prestasi. Per 6 Agustus 2020, pencapaian anggaran Kementerian Sosial sebesar 59,41%. Ini merupakan pencapaian tertinggi dari 5 kementerian dengan anggaran tertinggi, dengan pencapaian anggaran rata-rata 46,41%. Sosial ditetapkan BST Periode II — Kemudian pada tanggal yang sama, dari 34 kementerian (K / L), nilai realisasi anggaran 59,41%, dan Kementerian Sosial di urutan kedua. Rata-rata pencapaian anggaran 34 kementerian adalah 46,62%.

Pencapaian tinggi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam beberapa pertemuan dengan para menteri, sehingga kementerian / lembaga segera meningkatkan anggaran belanja untuk menggairahkan perekonomian. -Di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Kementerian Sosial terus menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Untuk bansos khusus terkait COVID-19 yaitu Bansos Pangan Pokok (BSS) dan Bansos Tunai (BST) sudah memasuki tahap kedua.

Baca: Produk Susu Dampingi Kemensos untuk Program Bantuan Pangan Non Tunai — BBS Jakarta dan Bodhtabek Sudah Disalurkan Tak Kurang dari 1,9 Juta KPMG. Sementara itu, selain penerima PKH dan kartu sembako, BST mencapai 9 juta KPM. Nilai perpanjangan BSS dan BST dari Juli 2020 hingga Desember 2020 adalah Rp 300.000 / KPM. (*)

Tinggalkan Balasan