2020-10-20 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-PT. Pos Indonesia (Persero) optimistis penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ketiga akan selesai tepat waktu. Direktur PT. Pos mengakui, Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengambil langkah luar biasa untuk mempercepat penyaluran BST.

“Kami optimistis tahap ketiga pendistribusian BST akan dilakukan pada pertengahan Juli. Kami akan melanjutkan jaringan dan Kepala PT Pos Indonesia menyampaikan bahwa Menteri Sosial Juliana P. Batuba (Juliari P. Batuba) Batubara) dan jajarannya segera turun tangan untuk membuka jalan bagi permasalahan antara kami dan pemerintah daerah Jakarta Financial Services Ihwan Sutardiyanta (06/07).

Karena tantangan yang dihadapi pada tahap ketiga, dan yang pertama Berbeda dengan tahap kedua, PT Pos optimis akan kemungkinan pencapaian tujuannya.Pada tahap sebelumnya, penerbitan BST masih harus menghadapi regulasi PSBB yang membatasi likuiditas.

Kemudian, karena PT Pos dan Kerja sama antar pemerintah daerah pada tahap awal penerbitan masih perlu penyesuaian. Seringkali kita mengira di tahap ketiga bisa dimaklumi. “Tahap ketiga tidak ada PSBB. Sekarang kerja sama dengan pemerintah daerah semakin dekat, jadi saya kira lebih mudah untuk saling memahami, “ujarnya.Selain itu, Ihwan Sutardiyanta juga mengatakan optimisme PT Pos juga karena pada periode sebelumnya, Menteri Sosial Juliari dan seluruh jajaran Kementerian Sosial telah mengambil langkah khusus untuk mempercepat penyaluran BST. PT. Ihwan menyampaikan hal tersebut di bawah dorongan dan peran penting Kementerian Sosial, khususnya Menteri Sosial Juliari P. Batubara dan masyarakat. Jenjang Kemendagri lainnya Target penyaluran akan tercapai pada pertengahan Juli.

Dalam jumpa pers, Kantor Pos Umum Republik Indonesia (Persero) juga memaparkan banyak terobosan dalam percepatan penyaluran BST, termasuk Kementerian Sosial. Dikenakan lebih banyak biaya service metering dari PT Pos .

“katanya agar lebih banyak KPM yang bisa diberikan. PT Pos juga mendekatkan layanan ke KPM dengan membuka saluran ke seluruh masyarakat Kantor, kantor jalan, sekolah dan organisasi lain yang sangat dekat dengan layanan KPM dan mematuhi prosedur kebersihan untuk menghindari antrian dan keramaian; Untuk alasan apa, kantor pos dan masyarakat (misalnya untuk difabel, KPM lansia), sakit dan KPM katanya.

“PT Pos juga memperpanjang jam pelayanan, yakni dari pagi hingga sore (hingga sore). Ia mengatakan: “Kami tetap akan membuka pelayanan ketika kami sedang berlibur.” Perkuat koordinasi dan koordinasi dengan kelurahan, TKSK, organisasi kemasyarakatan (Karang Taruna, Hanspur, dll), kantor pemerintah dan aparat keamanan (polisi dan polisi) Kerja sama. TNI). Ia mengatakan: “Khususnya dengan TNI, kami bekerja sama untuk menambah operator.” Selain Ihwan Sutardiyanta yang turut hadir dalam jumpa pers, Sis Apik Wijayanto, Direktur Hubungan Kelembagaan. (*)

Tinggalkan Balasan