2020-10-20 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM di Negara Bagian Tarakan-Guna meningkatkan pelayanan pelabuhan dan meningkatkan keselamatan navigasi, Kementerian Perhubungan kembali menggelar test bed pilot elektronik atau e-Pilotage.

Tes e-Pilotage ini dilakukan di perairan Pelabuhan Tarakan Kalimantan Utara, Tes dilakukan oleh Kantor Distrik Pelayaran (Disnav) untuk empat tes mengemudi elektronik di Marine Traffic Service (VTS) Urutan ketiga adalah Tansung VTS Priok, VTS Batam Center (Vam Batam Center), VTS Tarakan (VTS Tarakan) dan situasi terkini di VTS Benoa (VTS Benoa). Area navigasi untuk meningkatkan keamanan navigasi.

Bacaan: Modifikasi Standar Baru, Kedisiplinan Jangka Panjang Personel Pelabuhan Maritim Sejalan dengan Regulasi Kesehatan yang saling berhubungan, dan telah memberikan kontribusi untuk kelancaran kemajuan dan keberhasilan kegiatan ini.Oleh karena itu, hasil pelaksanaannya dapat dilalui VTS Tarakan di Tarakan Implementasi pelabuhan referensi e-Pilotage. Dirjen Perhubungan Laut Arif Toha (Arif Toha), saat membuka virtual test bed e-Pilotage di perairan Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (7/7/2020).

Arifa menjelaskan bahwa tujuan penyelenggaraan test bench adalah untuk mendapatkan umpan balik dan evaluasi untuk penyiapan sarana dan prasarana, serta untuk mengimplementasikan regulasi panduan scrap elektronik berdasarkan berbagai karakteristik lalu lintas dan jalur transportasi, serta berperan sebagai VTS . Dimana implementasinya berjalan dengan lancar. Ia mengatakan pelaksanaan uji e-Pilotage juga akan berjalan lancar.

Oleh karena itu pihaknya mengucapkan selamat kepada semua pihak yang akan melaksanakan kegiatan ini agar pelaksanaan e-Pilotage test ini dapat terus dievaluasi berdasarkan pelaksanaan sebelumnya yaitu di Tanjung Pruuk dan Batam untuk meningkatkan pelayanan Menurutnya, pelaksanaan di Tarakan cukup sulit— “Semoga dengan adanya teknologi informasi elektronik ini, Arif mengatakan:” Pelayanan juga akan meningkat, pelayanan pelabuhan lebih efektif, dan keselamatan navigasi lebih ditingkatkan. Jaminan tersebut mencakup perlindungan lingkungan maritim di perairan Indonesia. “Sebelumnya Pel Abuhan Tanjung Priok dan Batam melaksanakan ujian teknologi informasi elektronik, dan timnya bisa memberikan penilaian yang baik.

Tinggalkan Balasan