2020-10-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian (Mantan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan, sektor pertanian merupakan solusi pamungkas untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Pasca pandemi Covid-19, sektor pertanian menjadi penopang utama pemulihan perekonomian nasional.

Oleh karena itu, menurut Menteri Pertanian, gerakan diversifikasi pangan merupakan pilihan utama untuk membangun ketahanan dan kedaulatan pangan.

“Saya berharap semua usaha kecil dan menengah bisa menyelesaikannya. Menteri Pertanian mengatakan pada Rabu (19/8/2020) di pameran pangan UMKM lokal di gedung PIA Kementerian Pertanian di Jakarta, Indonesia bahwa ekspor satu hari dari Indonesia ke dunia. Kopi, makanan dan kue di semua benua.). Katanya, pihaknya saat ini sedang bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain untuk mempromosikan ekspor.

“Saya telah bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri agar kita bisa mendorong dan mendorong Mengekspor produk UMKM non beras, ”ujarnya. -Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga turut berpartisipasi dalam virtual video tersebut, dan mengaku akan terus mendukung seluruh gerakan diversifikasi pangan. Salah satu bentuk dukungannya adalah dengan menggerakkan petani di Jatim untuk menanam tanaman. Nilai pasar pangan lokal. -Menurut Khofifah, sudah saatnya Indonesia mengubah persepsi masyarakat tentang pangan lokal yang dianggap tidak menguntungkan. Ia mengatakan: “Kemakmuran masyarakat ini sedang berubah. Sama seperti kamu belum pernah makan nasi, kebahagiaan kita belum tercapai. “-Karena itu, Hoffach berharap Kementerian Pertanian (Kementerian Pertanian) memperkuat kerja sama dengan Kementerian Sosial untuk mensosialisasikan pangan lokal. Informasinya akan terbuka ke publik agar diversifikasi pangan ini bisa lebih luas diberitakan di masa mendatang.” (*)

Tinggalkan Balasan