2020-10-18 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mandan SYL) melakukan pemeriksaan ad hoc (Sidak) di gudang pupuk PT. Petrokimia dan PT Pupuk Kujang Lini III pada Sabtu (05/09/2020) muncul di kawasan pertanian Pantura, Provinsi Jawa Barat di Indra Mayo, tujuan kunjungan ini untuk mengecek ketersediaan pupuk bersubsidi. Guna memprediksi kekurangan atau sebaran permintaan petani sehingga saat terjadi pandemi Covid 19 pun pasokan pupuk selalu aman. “Pastikan keamanan inventaris. Distribusi pupuk harus dibatasi secara ketat untuk petani. Petani dengan lahan kurang dari 2 hektar tidak boleh melewatkan target penerima. Untuk mengatasi masalah distribusi, kami memerlukan kontrol rinci dan kontrol ulang gabah. SYL Menteri Pertanian kunjungan dan rambu-rambu di tempat kerja Nota kesepahaman mengumumkan bahwa “sesuai dengan kebutuhan tanah, agar dapat mendistribusikan pupuk bersubsidi sesuai kebutuhan. Pernyataan pada Sabtu untuk memberikan dukungan bersama kepada perusahaan beras di Kabupaten Indramayu (5/09/20) -SYL menambahkan bahwa pasokan dan pasokan pupuk sudah baik. Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Joko Widodo) n meyakini bahwa pupuk harus terus menerus disuplai. Mengawasi agar dapat menjaga ketersediaan pupuk, ketersediaan pupuk serta ketepatan penyaluran subsidi pupuk dan penerima. Ia menjelaskan: “Saya sudah ke beberapa provinsi dan hari ini saya di Jawa Barat. Provinsi, terdapat 2 macam industri pupuk. Yang pertama adalah Pupuk Kujang dan PT Pupuk Petrokimia. “-SYL juga menyatakan bahwa subsidi pupuk harus proporsional dengan peningkatan produksi. Dijelaskannya, dalam tiga bulan terakhir ini penyaluran pupuk diawasi secara ketat agar dapat mencapai produktivitas yang dibutuhkan.

” Musim tanam 7,4 juta ton pupuk sudah aman, dan hasilnya produktivitas aman, kita harapkan musim tanam kedua atau musim tanam. 5,8 juta ton lahan kering bisa mendapatkan pemupukan yang baik, yang juga dapat meningkatkan produktivitas. -Direktur Sarwo Edhy Infrastruktur Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengatakan, untuk berhasil meningkatkan produksi dan meningkatkan kesejahteraan petani, akan diberikan tambahan subsidi pupuk hingga mencapai 1 juta ton yang menelan biaya sekitar 3 hingga 14 triliun rupiah. Penambahan ini diharapkan dapat memenuhi kekurangan subsidi pupuk di banyak wilayah di Indonesia.

“Kementerian Pertanian sedang membangun mekanisme penyaluran subsidi pupuk dengan menggunakan eRDKK. Savour menjelaskan bahwa (NIK) cocok dengan Dukcapil, yang lebih efektif.

Manajer Umum Tanaman Pangan mengatakan bahwa Kementerian Pertanian melalui Program Perusahaan Tani Penggunaan kartu tani sangat efektif, jika petani yang diorganisasikan dalam kelompok yang diekspor secara berkelompok tentu tidak akan menemui kesulitan dalam penyediaan pupuk dan semua input produksi lainnya.

“Untuk mendistribusikan pupuk dengan aman dan terpercaya, kami bekerja sama dengan Perusahaan pupuk bekerjasama untuk segera mendaratkan atau mendistribusikan stok yang ada. Kami juga selalu meminta kepala dinas untuk berkoordinasi dengan perusahaan pupuk secara besar-besaran, ”kata Suwandi.

Di lokasi yang sama, Winarno Thohir, ketua Perhimpunan Petani dan Nelayan Tengah (KTNA), mengatakan situasi distribusi pupuk saat ini. Sistem tersebut memiliki dua kendala, yaitu lokasi yang kurang memadai dan penerapan peta Tani yang diperkirakan mulai berlaku pada 1 September 2020. Namun, menurutnya Kementerian Pertanian sangat cocok untuk melaksanakan rencana bisnis petani, sehingga penggunaan kartu petani Itu bisa menyelesaikan masalah distribusi pupuk .

“Jadi saya sepenuhnya setuju dengan pandangan perusahaan pertanian. Perusahaan itu benar. Misal, jika ada 10 petani di perusahaan, dikeluarkan kartu petani agar kartu bisa tertata dengan baik, “jelas Winarno.

Masih di lokasi yang sama, General Manager Pupuk Kujang Maryadi menegaskan pihaknya Pupuk dalam jumlah tertentu diberikan.Pupuk urea bersubsidi di beberapa wilayah di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah tercatat 122.533 ton atau setara dengan 114,7% dari pasokan Distan sebesar 10.687 ton. Hingga 30 Agustus 2020, pihaknya disalurkan ke petani. 104% subsidi pupuk- “Ini setara dengan kira-kira 475.818 ton pupuk, 457.188 ton dari Dinas Pertanian danDia berkata: “Pupuk jahe kuno didistribusikan oleh pemerintah berdasarkan lokasi.”

Tinggalkan Balasan