2020-10-18 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga (Munpola) Zainudin Amali menugaskan duta besar negara sahabat untuk mempromosikan Pencak Silat, olahraga tradisional bangsa Indonesia.

Dia menerima Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina, Roem Kono (Roem Kono) di lantai 10 Seksi Pemuda dan Olahraga Senayen di Jakarta. Bulutangkis, karena olah raga ini maka duta besar kita dorong untuk pergi ke negara sahabat “, ujarnya, Rabu (19 Agustus 2020) sore. –Kalau wajib latihan di Mampola, Mampola masih Kerja sama di bidang lain memberikan peluang. Ia menambahkan: “Jika ada kebutuhan, seperti pelatihan yang diperlukan dari negara tempat Anda berada, kami bersedia bekerja sama. “Roem Kono dari Bosnia dan Herzegovina mengabaikan apa yang dikatakan Moppora pada telur itu.

” Saya kira kita bisa membawa Indonesia lebih dekat ke Bosnia dan negara-negara Eropa Timur, Dan gunakan hubungan ini untuk membawa manfaat bagi kaum muda, terutama untuk olahraga “kata Roem Kono (Roem Kono).

” Di Bosnia, ada banyak orangnya. Terlahir menjadi atlet hebat, terutama sepak bola, angkat besi, dan beberapa orang lainnya, menurut saya ini adalah pertukaran yang baik antara Indonesia dan Bosnia. Kami akan menjalin hubungan komunikasi yang baik dan menjalin kontak yang lebih dekat dengan Anda. Saya berharap bisa membantu olahraga khususnya, karena ada atlet luar biasa di sana. Dijelaskannya,

Kerja sama ini sejalan dengan Indonesia yang akan menjadi tuan rumah ajang Piala Dunia U-20 2021. Selain itu, Timnas U-19 Indonesia juga akan mengoperasikan pusat pelatihan di Eropa (TC ).

“Saya melihat bahwa ada rencana PSSI, dan Pak Menpora berkata untuk U- Dia berkata:” Ada tim di 19 negara / wilayah yang melakukan TC di luar Korea (mungkin di Eropa). Saya harap epidemi ini bisa segera terjadi Akhiri agar kita bisa berpromosi dan melakukan aksi agar PSSI juga bisa terbentuk di Eropa khususnya Eropa Timur. ” Dia bilang karena di sana juga ada Muslim, saya kira bisa berinteraksi dengan masyarakat Indonesia secara kultural dan sosial, dan saya akan tindak lanjuti. (*)

Tinggalkan Balasan