2020-10-18 |  Kilas Kementerian

Balai KSDA NTT telah menerima laporan dari masyarakat bahwa ikan paus terdampar di Pantai Nun Hila yang merupakan bagian dari Taman Laut Alam (TWAL) Teluk Kupang, Kota Kupang, Provinsi NTT, Selasa sore (21/7/2020). Selain itu, Kepala BKSDA NTT Center Timbul Batubara beserta tim turun langsung ke lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan pihak terkait di lokasi kejadian untuk mendapatkan intelijen dan tindak lanjut evakuasi. Tim tersebut terdiri dari Tim Tim Pengelola Satwa (UPS) BBKSDA NTT, Kepala Cagar Kawasan II dan Kepala Stasiun TWAL Teluk Kubang, serta Tim Cagar Laut Nasional (BKKPN) Kubang. Kementerian Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT (DKP), POLDA POLAIR NTT, Wilayah Sungai Barai Nusa Tenggara II (BWS NT II), kelurahan setempat dan pemangku kepentingan lainnya. Ini adalah paus biru (Balaenoptera mus culus), diperkirakan berumur 70-80 tahun.

Hewan yang diduga betina, berukuran panjang 29 meter dan lingkar 17 meter.

“Status perlindungan paus biru dilindungi undang-undang .. Mei 1990, 7 Juli 1999 dan Permen LHK P.106 tahun 2018. TWAL Teluk Coupong sendiri merupakan jalur migrasi cetacea, “Kata Tinbull.

Saat ditemukan, paus itu sudah dalam keadaan mati dan memasuki tahap awal pembusukan, yang ditandai dengan bau yang tidak sedap.

Kematian dan terdampar menjadi penyebab paus dianggap purba dan mati karena bermigrasi di perairan Laut Sawu dan Kupang, ”kata Timbull.“ Mengingat pasang tinggi dan angin kencang serta arus yang mengikutinya, tim mencoba Ikat tubuh paus ke ekornya. Talinya terlepas, bangkai paus tersapu, dan ada arus listrik yang kuat dari Teluk Coupong ke sana.

Tinggalkan Balasan