2020-08-26 |  Kilas Kementerian

Jenny Ponto TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi Kabupaten Jeno Punto, salah satu sentra produksi jagung dan padi di Provinsi Sulawesi Selatan. Covid-19 di seluruh dunia.

“Saya ajak polisi dan Kelompok Kerja Pangan (Bulog) Organisasi Kegiatan Ekonomi (TNI). Ini himbauan nasional. Kita pastikan kebutuhan pangan masyarakat aman. Tolong bantu negeri ini ya? Pertanian Menteri Syahrul saat diwawancarai oleh Iksan Iskandar, Bupati Jeneponto, Senin (20/4): “Menurut Menteri Pertanian, dalam kondisi dan kondisi seperti ini, pertanian tidak boleh berhenti. “Kegiatan produksi dan distribusi harus berjalan. Saya minta polisi mengawal angkutan dengan membawa makanan,” ujarnya. Arungkeke Kab. Jeneponto. Pak Menteri, saya tunjukkan kendala kecil yaitu hasil jagung 5-6 ton per hektar dan jagung 36.000 hektar, menghasilkan 7,8 ton per hektar. Perbedaan harga: Kadar air jagung petani di sini mencapai 30%, dan harganya Rp 1.700 per kilo. Sedangkan di tempat lain harga Jagung Rp 1.800 per kilogram. 7%, dan petani tidak melakukan proses pasca panen, sehingga langsung menjual hasil pertanian dengan kadar air sampai 30% (KUR) pertanian.

“KUR pertanian itu 50 triliun rupiah. Kalau punya link atau perantara, saya tanya ke dinas pertanian Koordinasikan dengan general manager PSP untuk menggelar KUR di sini, ”kata Syahrul.

Tinggalkan Balasan