2020-08-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sangat mendukung visi dan misi presiden untuk mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, mandiri, dan santun melalui penciptaan santri Pancasila yang kritis, inovatif, dan mandiri. Keyakinan dalam takut akan kemahakuasaan Tuhan dan karakter mulia, kerja sama timbal balik dan keragaman global

Dalam hal ini, pelajar merupakan pusat dari segala orientasi dan strategi politik Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mewujudkan pendidikan yang bermutu tinggi dan mencetak pelajar dalam rangka Hari Anak Nasional 2020, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadim Nadiem Makarim mengatakan, dalam pandemi ini pun, semangat belajar anak harus terus ditumbuhkan. , dalam segala situasi. Situasi sulit tidak akan menghalangi pembelajaran, tetapi akan memperkuat pembelajaran, ”kata Nadiem Makarim. -Nadiem menambahkan, jika setiap anak memiliki semangat ini maka akan memunculkan Hakikat generasi muda di Indonesia, inilah generasi muda sejati di Indonesia. Saat menghadapi tantangan yang akan datang, generasi ini akan melawan dan pantang menyerah. Nadim menambahkan: “Selamat Hari Nasional untuk semuanya. “Orang tua dan guru itu tidak mudah. ​​Orang tua dan guru perlu mendampingi anaknya belajar sambil melakukan pekerjaan mata pencaharian. Walaupun belajar di rumah sulit bagi anak, tidak mudah bagi orang tua dan guru. Terima kasih bapak ibu,” ujarnya. Dalam program ini, selain menjadi wadah hiburan keluarga bagi seluruh anggota keluarga, mahasiswa juga akan mendapatkan pelatihan dan pengembangan keterampilan. Sepanjang Juli 2020.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak anak-anak mengembangkan kecintaannya pada keberagaman global, memahami dan mengamalkan inspirasi Pancasila, serta mempererat silaturahmi antara anak dan keluarganya. Mengangkat tema “Anak Bahagia, Keluarga Besar, Indonesia Maju”, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mendaftarkan 2.982 peserta dari berbagai jenjang pendidikan, seperti PAUD / PAUDLB, SD / SDLB, SMP / SMPLB, SMA / SMALB dan SMK / SMKLB Indonesia berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan ini.

Dalam kegiatan ini, seluruh peserta bebas berkarya sesuai minatnya, misalnya dalam bentuk foto, artikel, video dan komik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa lima peserta paling berprestasi akan mendapat kesempatan untuk berbagi cerita dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadim Makarim.

Lima besar terpilih sebagai siswa TK Gala Seri Daram Japalin Vesi Aleria, Bandung (karya: photobook dan cerita); Selfiani Lase, siswa SDSLB Karya Murni, Medan (Karya: Foto dan Cerita); Pestaria Sinurat, Siswa SMP RK Budi Mulia Pangururan, Samosir (Karya: Video Bakat), Firdaus Rahmat, SMA Negeri 5, Siswa Makassar (Karya: Komik); dan Aisya Auliya Sudrajat dari siswa SMA Negeri 1 Pacitan Jawa Timur (Karya: video).

Melalui program “Virtual Camp untuk Anak Indonesia: Anak Bahagia”, Anda dapat mendengar lelucon yang menginspirasi dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI dan anak-anak. , Big Family, Indonesia Moving Forward “, Jumat 24 Juli 2020, di channel YouTube Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia.

Tinggalkan Balasan