2020-08-25 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Men Pura) Zainudin Amali mengadakan konferensi pers selama pandemi Covid-19 di Gedung Graha Nasional Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, siaran pers Ya (9/5/5/2020). Kali ini, Menpora mengumumkan bahwa karena epidemi virus korona, kompetisi olahraga di negara tersebut untuk sementara ditangguhkan.

“Saya memberikan informasi tentang kegiatan olahraga yang ada karena kita tahu bahwa kegiatan olahraga (kompetisi) pasti telah mengumpulkan banyak orang. Sejak 13 Maret tahun lalu, saya telah mengundang KONI dan Menpora, pemangku kepentingan di departemen olahraga Berkata: “Kami juga mendiskusikan cara terbaik untuk merespons pandemi ini. Kita harus melakukan sesuatu dalam kegiatan olahraga. “Usai mengetuai rapat, sepakat mengikuti keputusan kelompok kerja percepatan penanganan Covid-19.

La Menpora menegaskan, kompetisi olahraga untuk sementara ditangguhkan. Mengingat kegiatan ini bisa mempertemukan masyarakat.” Sebab Kegiatan olah raga profesional, kita tahu sepak bola punya Ligue 1, Ligue 2. Bisa dibayangkan ribuan bahkan ribuan penonton berkumpul dan menyebarkan Covid-19 dengan mudah. Lalu datanglah pertandingan basket dan voli. Kami semua setuju bahwa karena semua acara ini membuat banyak orang menjadi pendukung dan penonton, kami akan menghentikan sementara acara ini. Selain itu, Menteri Pemuda dan Olahraga menjelaskan untuk melanjutkan permainan, pihaknya akan berkoordinasi dengan kelompok kerja untuk mempercepat kelompok kerja penanganan Covid-19. Keputusan yang diambil akan dihormati di masa depan. “Saat kompetisi profesional dilanjutkan, kita tunggu pengumuman tugas tim. Kalau bisa mulai atau di tahapan apa kita patuhi. Kata Menpora, karena kita menentukan isi rencana kerja tim dan perhitungannya kita harus menghitung dengan cermat. Kata Menpora, olahraga Nantinya, para atlet akan mengikuti saran terkait masalah ini. Selain itu, Mumbola juga mengimbau masyarakat untuk terus berolahraga di rumah. Hal ini diharapkan agar masyarakat dapat menjaga bentuk tubuhnya. ”Misalnya bila menyangkut olahraga lain Tidak akan ada mobil satu hari dalam seminggu, ini karena kesadaran masyarakat secara bertahap melemah. Tapi ini tidak mengurangi keinginan kita untuk berolahraga. Kemudian, kami juga akan memantau pelatihan yang ada, seperti pelatihan nasional. Ini dilakukan secara independen (gerakan). Menpora menjelaskan bahwa kegiatan olahraga tertentu harus ditunda hingga 2021 seperti PON Papua, dan kemudian ada juga Olimpiade di luar negeri dan ditunda hingga 2021. Selain itu, Menpora berharap bahwa atlet dan pelatih dapat terus berlatih secara mandiri. Meskipun ini bukan pilihan terbaik. Menpora percaya bahwa kesehatan dan keselamatan atlet, pelatih dan ofisial sangat penting. “Selain itu, kami juga memberikan paket dukungan, seperti vitamin, masker wajah, dll. Yang ingin saya sampaikan adalah kami tidak memulai permainan sampai tim memberi isyarat kepada kami untuk memulai permainan. Untuk umum, kami berharap Kesepakatan yang ada tetap konsisten dan kesepakatan bisa dilaksanakan dengan baik, ”kata Menpora. (*)

Tinggalkan Balasan