2020-08-25 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, KARAWANG-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah meminta perusahaan menyiapkan agen Covid-19 K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja). Petugas Covid-19 K3 diperlukan untuk mencegah dan mengendalikan Covid-19 di tempat kerja.

“Kami mewajibkan setiap perusahaan dan kantor memiliki petugas Covid-19 K3 yang secara khusus bertanggung jawab untuk mencegah dan memprediksi penyebaran Covid. Di tempat ke -19 -19.” Menaker Ida (Menaker Ida), Rabu (7/1). / 29/2020) Usai kegiatan senam tenaga kesehatan (SPS) di halaman Kantor Manajemen Karawang International Industrial City (KIIC) di Karawang, Jawa Barat, ia mengatakan – Menaker Ida mengenang agar agar kesepakatan kesehatan bisa terlaksana dengan baik, pengusaha Dan pekerja harus mencapai hidup bersih dan sehat semaksimal mungkin dengan menjadikannya budaya yang hidup, dan perjanjian kesehatan tidak hanya menjadi kewajiban pengusaha, tetapi juga kepada pekerja, dan sebaliknya.

“Jangan memakai topeng untuk menghindari hukuman. Bagus sekali. Anda pasti seorang pecandu narkoba, dan Anda pasti seorang pecandu narkoba dengan topeng. Menaker Ida berkata:” Mari kita cintai diri kita sendiri dan peduli dengan penyebaran Covid-19. . “Tidak hanya itu, Menaker Ida juga mendorong para pengusaha untuk melaksanakan kampanye pekerja yang sehat di lingkungan perusahaan. Kampanye tersebut bertujuan untuk membantu para pekerja beradaptasi dengan kebiasaan baru. Guna dapat menciptakan dunia industri yang produktif dan aman dari Covid-19.

“Melalui arus tenaga kerja yang sehat, diharapkan para pekerja / buruh akan selamat, sehat dan produktif, dan perusahaan akan mampu berkata:“ Agar produktivitasnya tetap terjaga dan beradaptasi dengan keadaan normal yang baru. ”Menaker Ida .

Menaker Ida mengungkapkan, Gerakan Pekerja Sehat merupakan implementasi dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Menerapkan budaya hidup sehat sesuai kebutuhan dunia kerja.

“Gerakan pekerja yang sehat bertujuan untuk mendorong budaya hidup sehat di tempat kerja. Ia mengatakan:“ Bekerja dan menghilangkan kebiasaan dan perilaku pekerja / pekerja yang tidak sehat. “Program mobilitas tenaga kerja sehat menurutnya memiliki beberapa tujuan, yaitu deteksi dini penyakit pekerja, tempat kerja bebas rokok, aktivitas / olah raga fisik, penyediaan tempat menyusui, pola hidup bersih dan sehat, penggunaan alat pelindung diri, pertolongan pertama. Dan promosikan diet seimbang. — “Bagaimanapun, olah raga pekerja yang sehat seharusnya tidak menjadi beban, tapi harus dianggap sebagai kewajiban. Namun harus menjadi budaya dan kebutuhan hidup sehat. Yang bisa menyelamatkan kita adalah kemauan keras. Penting untuk tetap sehat. Dari Tuhan, sehat, sehat, Insya Allah Covid. -19 itu jauh dari kita, ”kata Menaker Ida. Kegiatan dan olah raga. Okelah di tempat kerja, agar tidak terjadi cluster Covid-19 di tempat kerja. Oleh karena itu diharapkan pekerja / pekerja selamat, Sehat dan produktif, serta perusahaan akan terus menjaga produktivitas dan beradaptasi dengan kebiasaan baru.

“Saya berharap KIIC Industrial Park menjadi garda terdepan industri. Menaker Ida berada di Plt. Didampingi Iswandi Hari, Managing Director Binwasnaker dan K3; Ghazmahadi, Direktur PNK3, dan Soes Hindharno, Kepala Humas Kementerian Ketenagakerjaan, mengatakan: Pihaknya mengunjungi beberapa industri dan pabrik di kawasan KIIC. Namun dari KIIC dengan 160 perusahaan / industri, tidak ada satupun yang dinyatakan positif Covid-19. “Dia berkata.

Tinggalkan Balasan