2020-08-24 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKop dan UKM) berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pengembangan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (KUMKM) di Indonesia.

<< Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki sangat terbuka, dan terima kasih kepada semua pihak yang bersedia berkontribusi untuk pengembangan KUMKM, termasuk semua pihak, baik pelaku usaha, koperasi, asosiasi mitra, perguruan tinggi, Cendekiawan, lembaga keuangan, platform e-commerce, payment gateway, inkubator, aggregator, komunitas bisnis, dll, ”kata Staf Khusus MenkopUKM Fiki Satari di Jakarta, Sabtu (18/4/2020).

Baca: Medis Peralatan produksi, kerjasama departemen bertemu dengan calon pembeli usaha kecil dan menengah (UMKM) – “Hampir setiap hari masyarakat datang ke kantor untuk menyampaikan informasi tentang perkembangan KUMKM di Indonesia, berdiskusi dan bertukar pikiran,” Fiki .

” Benteng. Fiki mengatakan: “64 juta ri, pemerintah tentu perlu bekerja sama dengan semua pihak.” Kementerian tersebut dipimpin oleh seorang menteri nasional dengan latar belakang militan anti korupsi dan tetap berkomitmen kuat untuk menjaga transparansi ini. Kontribusi kepada semua orang “kata Feiji. Namun, apapun yang dilakukan pihak lain, sepenuhnya di luar kerangka kerja sama formal dan telah menandatangani nota kesepahaman atau kontrak kerja dengan Kementerian Koperasi dan UKM.” Milik Kaesang Pangarep (putra Presiden Republik Indonesia) PT Harapan Bangsa Kita (HEBAT) mendorong UMKM dalam negeri untuk dipromosikan.Mereka menghubungi kantor KemenKopUKM beberapa waktu lalu –.- Kali ini, HEBAT dihadiri oleh Ansari Kadir selaku chief marketing officer untuk berbagi ide dan pengalaman dalam menyelenggarakan kompetisi. Menarik minat UMKM di industri kuliner, mereka memiliki potensi pertumbuhan di masa depan. — Baca: Teten Masduki: Kemenkop dan UKM fokus memberikan pelatihan dan dukungan AED 200 Miliar pada KUMKM-HEBAT, semua programnya dijalankan secara mandiri dengan mitra sektor swasta, tanpa kerjasama dan kerjasama Kementerian UKM menjalin kemitraan formal dan juga memberikan bantuan kepada para pengusaha kuliner pemula di berbagai daerah. Untuk meningkatkan omset dan mengembangkan bisnis di Indonesia.

Selain itu, HEBAT telah menyelenggarakan coaching clinic bagi peserta UMKM yang dapat digunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan bisnis. Sering datang ke kantor KemenkopUKM untuk membahas perkembangan koperasi dan UKM. Mohon dukung, “pungkas Fiki. (*)

Tinggalkan Balasan