2020-08-24 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah memperoleh gelar doktor bidang ilmu pemerintahan usai mempertahankan tesisnya sebelum melakukan kajian di kampus Perguruan Tinggi Negeri Negeri (IPDN) Jakarta, Jumat (17/7/2020).

Ida berhasil mempertahankan skripsi yang berjudul “Penerapan Kebijakan Pengarusutamaan Gender dalam Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia” dan berhasil memperoleh gelar Ph.D. Cum Laude. Pada hari Jumat, 17 Juli 2020, ulang tahun ke-51.

Ada mengatakan bahwa dirinya memiliki banyak pengalaman saat mengikuti program S3. Terutama pengalaman alokasi waktu antara universitas dan Menteri Tenaga Kerja saat ini.

“Saya bersyukur, karena kelak mereka bisa menyelesaikan studinya untuk mendapatkan gelar PhD,” ujarnya. -Aida mengatakan tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami kebijakan pengarusutamaan Indonesia dan isu gender, serta menganalisis implementasi kebijakan yang mengintegrasikan dimensi gender ke dalam pelaksanaan tanggung jawab dan fungsi DPP. Oleh karena itu, dengan belajar dari pengembangan konsep analisis … … “Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat baik secara akademis maupun praktis. Secara akademis, penelitian ini diharapkan dapat memperkaya ilmu dan wawasan tentang dinamika politik perempuan Indonesia,” kata Aida.

“Tidak hanya itu, saya juga berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan ilmu pengetahuan khususnya ilmu pemerintahan. Di Indonesia, prioritas diberikan untuk melaksanakan kebijakan pengarusutamaan gender dalam menjalankan tugas dan fungsi legislatif.” – Aida Ditambahkan bahwa pekerjaan penelitian seharusnya benar-benar mendorong implementasi kesetaraan dan keadilan gender di lembaga legislatif. – “Ini telah memberikan kontribusi yang bermanfaat bagi kepemimpinan berbagai faksi di Republik Demokratik Rakyat Demokratik, yaitu mengoptimalkan fungsi representasi perempuan di Republik Demokratik Rakyat, dan pada saat yang sama merasionalisasi implementasi kebijakan yang memasukkan dimensi gender ke dalam tanggung jawab Republik Demokratik Rakyat” , Dia mengumumkan-dalam tesis promosinya, menjabat sebagai sponsor dari Dr. Bahrullah Akbar, MBA, CPA, CSPA, profesor, guru, Dr. Khasan Effendy, Ph.D., dan Dr. Samoara, Lukman, Massachusetts, Massachusetts (MA) .

Selama dua jam, Ida mempertahankan tesisnya untuk profesor riset. Yakni Dr. Hadi Prabowo, MD; guru. Dr Ngadisah, master. guru. HM Genouri Aries; guru. Dr. Triyuni Soemartono, Magister Kedokteran; Dr. Deti Mulyati, S.H., M.H., CN; Dr. M.Si. Koesworo; Anggota Kongres Dr. Ali Hanafiah Muhi; dan Dr. Zainudin Amali, Magister Kedokteran.

Dalam ujian kenaikan pangkat Ph.D., Ida Fauziyah adalah Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar; Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid; Abdul Halim Iskandar, Menteri Perdesaan, Daerah Rentan, dan Departemen Imigrasi; Menteri Perdagangan Agus Suparmanto; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati; Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali; Anggota DPR RI Nihayatul Wafiroh; Pejabat tingkat I dan II Kementerian Ketenagakerjaan; dan beberapa aktivis perempuan. (*)

Tinggalkan Balasan