2020-08-24 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Teten Masduki mengimbau semua pihak termasuk swasta, BUMN dan masyarakat untuk membantu UMKM terus berproduksi karena industri tersebut mendukung industri aktual terendah di Indonesia selama pandemi COVID-19.

“Harus saya jelaskan bahwa pelaku UMKM khususnya yang berada di industri mikro memiliki 64 juta unit usaha. Ini bukan masalah kecil, tapi masalah besar. Oleh karena itu, ini bukan hanya pemerintah Tanggung jawab, tapi wakil dari swasta dan masyarakat, ”ujar Teten Masduki, Menteri Koperasi dan UKM dalam talk show Indonesia Good Morning pukul 10.00 WIB bertema“ Menghadapi Covid-19, UMKM Berdiri! “Itu disiarkan langsung dari Jakarta pada Kamis.

Ketiga konsultan yang hadir dalam pertemuan tersebut berada di lokasi masing-masing dan memberikan komentar melalui video conference atau virtual conference. Pada kesempatan ini, pembicara yang memberikan komentar adalah CEO Tokopedia William Tanuwijaya dan CEO BenihBaik.com Andy Flores Noya. Koperasi dan Kementerian Usaha Kecil dan Menengah sedang menyiapkan dua langkah stimulus khusus untuk menjaga dan meningkatkan daya beli produk UMKM di tengah wabah COVID-19. UMKM sedang menyiapkan beberapa rencana, salah satunya rencana stimulus untuk meningkatkan daya beli UMKM, dan telah disetujui Presiden dengan anggaran Rp 2 triliun. “Kami perkirakan 2 juta orang akan menambah daya beli Rp 10 triliun untuk membeli usaha kecil dan menengah — dan Teten mengatakan stimulus kedua adalah memberikan bantuan tunai kepada sektor mikro.

“ Secara teknis kami sedang menyiapkan beberapa model. Saat ini kami sedang menggalakkan jasa pengiriman, termasuk tukang ojek online kata Teten. Ia menegaskan untuk itu, pemerintah harus bekerja sama dengan e-commerce. Dia berkata: “Untuk membuat isolasi sosial lebih efektif, harus ditemukan solusi untuk membuat isolasi sosial produktif.”

Tinggalkan Balasan