2020-08-23 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Mampola) Zainudin Amali secara resmi meluncurkan webinar pendidikan kepemimpinan bagi pemuda pramuka melalui aplikasi Zoom pada Senin (7 Juli 2020). Pramuka sangat penting dan berada di garis depan dalam penciptaan karakter. Kepanduan adalah tulang punggung peran tersebut. Karenanya, Kemenpora siap bekerja sama setiap saat. Keberadaan gerakan Pramuka sangat dekat dengan tahapan kepemimpinan individu, ”ujar Ramen Pola dalam sambutannya. Penataan ini harus dilakukan secara online. Pasalnya, pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia. Oleh karena itu, Menpora merekomendasikan kepada peserta webinar tersebut. Ikuti tata cara kebersihan dan pertahankan disiplin. Lebih dari itu. Caranya kita harus menjaga disiplin, ”ucapnya. Dalam kesempatan ini, Menteri Pemuda dan Olahraga RI menyampaikan apresiasi atas langkah yang diambil Kwarnas Pramuka dan mereka sangat antusias dalam menjalankan tugasnya. Pekerjaan ini dilakukan di tingkat pusat dan daerah. “Pendidikan kepemimpinan generasi muda dalam keluarga sangat erat kaitannya secara individu. Tentunya di Kemenpora kita juga harus menyiapkan prosedur dengan tujuan yang jelas. Seperti yang saya katakan saat mengikuti Gerakan Pramuka di Cibubur. Saya saat itu juga. Saya datang untuk mencari teman, karena Covid-19 belum ada, ”ujarnya. Menurutnya, anak muda Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan. Tantangan terbesarnya adalah bagaimana generasi muda menguasai iptek sehingga memiliki karakter dan budaya Indonesia.

“Kami sedang mempersiapkan rencana 2020-2024. Hal ini tidak terlepas dari pengembangan sumber daya manusia yang kami inginkan. Dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, masyarakat akan segera mengetahui berbagai peristiwa yang terjadi di seluruh dunia. Terangnya, Ibarat perubahan gaya hidup, berdampak pada kaum muda.Oleh karena itu, Menpora di Indonesia telah menyusun rencana prioritas untuk 2020-2024.Pertama, Menpora telah membantu memperbaiki tata kelola, mempermudah regulasi, menyesuaikan birokrasi, dan meningkatkan kecepatan pelayanan publik. Kedua, meningkatkan kreativitas, inovasi, kemandirian, dan daya saing generasi muda, serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan.Ketiga, memperkuat pemikiran Pancassila dan budaya berciri bangsa bagi generasi muda. Olahraga yang disosialisasikan dan disosialisasikan telah membawa kehidupan yang lebih sehat dan lebih sehat kepada orang-orang di masyarakat.

Kelima, yaitu, pembinaan anak usia dini dan peningkatan kinerja yang direncanakan serta olahraga yang berkelanjutan. “Penting untuk dilanjutkan. Pramuka merupakan tulang punggung penciptaan karakter. Kepanduan dimulai sejak SD, SMP dan SMA. Untuk tema saat ini, kepemimpinan pemuda dalam keluarga merupakan landasan pembentukan karakter. Jika layanan housekeeping baik, layanan selanjutnya akan baik. Dia menjelaskan. Situasinya justru sebaliknya. “Dalam kemajuan teknologi, anak muda perlu bijak. Atur hubungan dengan pedoman etika. Hindari narkoba dan hindari gaya hidup buruk. Dalam kematangan teknologi, aturan dan etika harus diikuti. Dengan cara inilah, terbentuk peran muda. ,”Dia berkata. Di akhir kesempatan, Menpora dari Indonesia mengingatkan peserta webinar untuk mengikuti prosedur kebersihan. Jika Anda berada di luar, mohon kenakan masker, jaga jarak, cuci tangan atau hand sanitizer.

“Dalam pandemi ini, kami berharap menunggu dengan sabar dan berharap pandemi ini segera berakhir. Saya berharap webinar ini dapat memberikan beberapa saran yang penting. Perhatikan dengan ketat kedisiplinan dan amati kedisiplinan. Jaga jarak dan perjalanan anda. Selalu cuci tangan pakai sabun dan pakai masker. Ingatlah untuk berolahraga. Makan makanan bergizi dan vitamin, ”jelas Menpora. Kemenpora Asrorun Ni’am Sholeh, Pembina Pembinaan Pemuda, dan pembicara pada pertemuan tersebut merupakan perwakilan dari Gerakan Pramuka Kwarnas yaitu Berthold Sinaulan.Diary Maria Maria Advianti dan pengacara pernikahan Nurul Irfan. (*)

Tinggalkan Balasan