2020-08-23 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sosial Juliari P. Batubara mengatakan pencapaian anggaran Kementerian Sosial (Kemensos) cukup mengesankan. Hasil anggaran mencapai 66,04 miliar rupee atau 63,23%. -Menurut arahan Jokowi, realisasi anggaran Kementerian Sosial mencakup semua jenis belanja, antara lain belanja komoditas 38,85%, belanja modal 37,88%, pusat instansi administrasi 63,53%, belanja bansos 64,23%, dan belanja lainnya.

Dari Total belanja maksimal tahun anggaran 2020 63 telah mencapai 23%, menjadikan Kementerian Sosial sebagai yang pertama di antara seluruh kementerian / lembaga. – Angka ini jauh melebihi 39% dari rata-rata APBN.

Baca: Kemensos Kunjungi Sukabumi Berharap BST Mengguncang Perekonomian Masyarakat — “Presiden, Percepatan Realisasi Belanja Negara adalah Kunci Pembangunan Ekonomi Oda Kerakyatan, dan Perekonomian Oda Melambat. Oleh karena itu, Saya selalu mendorong jajaran Kemensos untuk terus “mempercepat belanja” di masing-masing unit kerja, “demikian keterangan yang diterima Tribunnews, kata Menteri Sosial Juliari P. Batubara di Jakarta, Kamis (9 Juli 2020). . Di antara berbagai jenis belanja, Mensos menilai belanja bansos merupakan cara paling efektif untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Baca: Menjangkau Masyarakat Terdampak Covid-19, Alumni Akabri Salurkan Bantuan Sosial ke Provinsi Tertentu pada Tahun 1989

“Misalnya uang tunai diterima langsung oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Lalu langsung disalurkan Digunakan untuk toko terdekat. Hal inilah yang menggerakkan perekonomian masyarakat, kata dia, yang pada gilirannya terkait dengan perekonomian nasional. Omzet Kementerian Sosial Rp 100,21 miliar, dan pencapaian kemarin mencapai Rp 64,36 miliar atau 64,23%. .

Oak Langsung Jadi Penggerak Perekonomian .— Baca: Pusat Kemensos Siap Sambut Anak Muda Korban Pelecehan Seksual di Lampung

Tinggalkan Balasan