2020-08-23 |  Kilas Kementerian

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka memperingati HUT RI ke-75, Kementerian Ketenagakerjaan dan Persatuan Penyanyi dan Musisi Republik Indonesia (PAPPRI) menggelar konser virtual untuk Maju, Indonesia di aula multifungsi Kementerian Ketenagakerjaan dan Toba Dream Studio di Jakarta Jakarta Senin (17/8/2020).

Konser musik yang melibatkan musisi ternama Indonesia akan disiarkan langsung selama 17 jam di saluran Youtube Kementerian Ketenagakerjaan Indonesia. Republik Indonesia, dan diharapkan memperoleh rekor MURI untuk kategori “Konser Musik Streaming Tanpa Gangguan Terpanjang”.

Konser musik ini mempertemukan musisi ternama Indonesia, antara lain Tantowi Yahya, Viki Sianipar, Tika Bisono, Anang & Ashanty, Delon, Andy RIF, Rieka Roslan, Iis Dahlia, Sundari Soekotjo, Joy Tobing, Nourma Yunita, Mila Rosa Musik nasional. , Dharma Oratmangun, Conny Constantia, Diaz Hendropriyono dan Ermy Kulit serta standar keterampilan lainnya di bidang musik dan seni (SKKNI).

“Acara ini juga merupakan ucapan terima kasih Kementerian Ketenagakerjaan kepada musisi dan musisi Indonesia yang terjangkit Covid-19.” Menaker Ida.

Menurut Menaker Ida, industri musik saat ini sedang terdampak Covid-19. Salah satu industri yang paling terkena dampak epidemi.

Namun, optimisme pemerintah terhadap pulihnya industri musik dapat segera tercapai dengan penerapan regulasi kesehatan yang ketat.

“Saya mengundang musisi dan seniman untuk menghidupkan kembali diri mereka dalam fase adaptasi baru. Menaker Ida berkata:” Kita harus tetap optimis dan memulihkan efisiensi kerja, sambil mengutamakan pilihan kesehatan. Terkait peluncuran SKKNI bidang musik, Menaker Ida mengatakan, ini merupakan “bentuk dukungan pemerintah kepada musisi dan pekerja seni melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keterampilan.”

Menurut Menteri Sumber Daya Manusia Ida, selain menciptakan sumber daya manusia yang kompetitif dan terampil, penerapan SKKNI di industri musik juga dapat memastikan produk yang disediakan sesuai dengan kebutuhan musik terkini. Industri musik.

Tinggalkan Balasan