2020-08-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka meningkatkan koordinasi dan komunikasi secara sistematis dan terintegrasi untuk mendukung pelaksanaan TSS di Selat Lombok pada 1 Juli 2020, Kementerian Perhubungan dan instansi maritim terkait kembali merealisasikan implementasi TSS di Selat Lombok. Sebelumnya, dalam rangka patroli dan penegakan hukum, pasukan Apple yang ditahan dan kapal milik negara dibongkar serta personel dan personelnya.

Selat Sunta dan Selat Lombok terletak di perairan yang terdaftar sebagai jalur laut kepulauan Indonesia atau ALKI I dan ALKI II, dan lalu lintas di kawasan ini sangat padat. Sementara itu, Selat Lombok sendiri merupakan jalur transportasi internasional, karena keberadaan kawasan pariwisata di sekitarnya, kepadatannya tinggi. Selat Lombok dikelilingi oleh Taman Wisata Bahari Gili Matra dan Cagar Sumber Daya Laut Nusa Penida. – “Untuk memastikan implementasi TSS khususnya di Selat Lombok dapat terlaksana dengan baik, kami telah mempersiapkan dari sisi penegakan hukum dengan menyusun sistem patroli dan penegakan hukum (SOP) sistem di wilayah-wilayah berikut. TSS Lombok Keamanan jalan selat pulau mengurangi keselamatan kapal patroli KPLP dan personelnya untuk pengawasan. Ini juga keamanan selat. ”Dermaga Mirah di Pelabuhan Surabaya di Negara Bagian Tanjung Perak, dibacakan oleh kepala administrasi Negara Bagian Tanjung Perak Portugal. Terdapat sistem pemisah lalu lintas atau TSS di selat nusantara (yaitu selat lain dan selat Lombok). Pada bulan Juni 2019, TSS ditetapkan oleh International Maritime Organization (IMO) dan akan dilaksanakan pada tanggal 1 Juli 2020. Bapak Dali Said: “Masyarakat internasional telah mewujudkan keinginan Indonesia menjadi poros samudra global. Sudah dua tahun dimanfaatkan dalam lingkungan laut global. Sistem rute Selat Sunta ditentukan. “Dari aspek navigasi hingga pelaksanaan TSS di Selat, kami juga banyak melakukan pekerjaan persiapan. Selat Lombok meliputi persiapan sarana dan prasarana pelayanan lalu lintas kapal (VAH), alat bantu navigasi laut (SBNP), dan tenaga VTS. Peningkatan kapasitas sumber daya (SDM) dan penyiapan pemandu navigasi, “kata Pak Dahri.

Setelah aksi unjuk rasa dilaksanakan, pasukan, pimpinan angkatan laut dan Penjaga Pantai Tanjung Perak (PPLP) Kelas II Muliadi ( Mulyadi) juga turut serta dalam acara tersebut.Mereka juga mengerahkan 2 (dua) kapal perang pemerintah yaitu kapal KN. Chundamani P-116 dan KN. Grantin P-211 beserta jajarannya sedang dalam proses pelaksanaan TSS Selat Lombok Melaksanakan tanggung jawab keselamatan maritim dan penegakan hukum, serta memperhatikan regulasi kebersihan para incumbent. Terakhir, Pak Dahri mengucapkan selamat kepadanya telah menyelesaikan tugas mulia ini seluruh staf yang menjalankan tugasnya. Ia mengatakan: “Saya harap staf dapat bertanggung jawab Tugas ini dilakukan dengan cara yang memprioritaskan keselamatan navigasi jam tangan. Selat Lombok dimulai pada 1 Juli 2020. Ini merupakan peran aktif dan kontribusi nyata Kementerian Perhubungan dalam mendukung peningkatan keselamatan dan keamanan kapal, menjaga perairan Indonesia dan lingkungan laut. Indonesia telah menjadi simbol poros samudra dunia. .

Peserta yang mengikuti kejuaraan reli pasukan dengan latar belakang patroli dan penegakan hukum TSS Pasifik SelatanElat Lombok dan lainnya antara lain Kapolda Jawa Timur Panglima Lantamal V Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjong Perak Panglima Tembekang-2 Surabaya, Presiden Indonesia Surabaya Basarnas Surabaya dan perwakilan lainnya. Pelindo III Jawa Timur, Presiden DPC INSA Surabaya, dan seluruh UPT Tata Laut Daerah Jawa Timur. (*)

Tinggalkan Balasan