2020-08-22 |  Kilas Kementerian

Jenny Ponto TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengunjungi Kabupaten Jeno Punto, salah satu pusat produksi jagung dan beras di Provinsi Sulawesi Selatan. Covid-19 di seluruh dunia.

“Saya ajak polisi dan Kelompok Kerja Pangan (Bulog) Organisasi Kegiatan Ekonomi (TNI). Ini seruan nasional. Kita pastikan kebutuhan pangan masyarakat aman. Menteri Pertahanan Syahrul, Senin (20 /) 4) Saat diwawancarai oleh Iksan Iskandar, Bupati Janni Ponto, “Pertanian menurut Menteri Pertanian tidak bisa dihentikan dalam keadaan dan kondisi seperti itu. Dia berkata: “Kegiatan produksi dan distribusi harus dilanjutkan. Saya minta polisi untuk mengawal pengangkutan makanan.” Arungkeke Kab. Jeneponto .

Bupati Iksan dalam sambutannya mengatakan Kabupaten Jeneponto memiliki lahan sawah seluas 26.000 hektar dengan produktivitas 5-6 ton / ha, dan jagung 36.000 hektar dengan produktivitas 7,8 ton per hektar.

“Pak Menteri, tapi saya tunjukkan kendala kecil. Untuk jagung, sebagian petani menjual produknya ke daerah lain karena perbedaan harga. Kadar air petani jagung di sini mencapai 30%, kata Iksan, per kilogram. 1.700 rupiah, di tempat lain 1.800 rupiah perkilogram, disamping itu kadar air jagung yang dibutuhkan pemanen 7%, dan petani tidak melakukan pengolahan pasca panen, sehingga panen tidak tinggi.Menjual langsung dengan kadar air 30% (KUR) Pertanian .

“KUR pertanian adalah 50 triliun rupee. Gunakan. Jika ada kontak atau perantara, saya meminta departemen pertanian untuk berkoordinasi dengan manajer umum PSP untuk menyebarkan KUR di sini, “kata Syahrul.

Tinggalkan Balasan