2020-08-22 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah sekali lagi mengingatkan gubernur negara bagian Indonesia untuk menerapkan kebijakan untuk mencegah penyebaran dan penanganan kasus COVID-19 terkait di lingkungan kerja masing-masing daerah. Gubernur: “Kami menghimbau perusahaan untuk bekerja keras mencegah penyebaran dan penanganan kasus terkait COVID-19 di lingkungan kerja,” kata Menaker Ida di Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Langkah-langkah kebijakan Langkah-langkah yang harus diambil gubernur, termasuk membimbing dan mengawasi pelaksanaan undang-undang dan peraturan di bidang keselamatan dan kesehatan kerja (K3), menyebarkan informasi ke semua tingkatan organisasi dan pihak-pihak terkait di bidang bimbingan dan pengawasan.

Baca: Sikap Menaker terhadap wabah Corona untuk sementara menghentikan penempatan TKI di luar negeri.

Baca: Surat Edaran Menaker Ida tentang Perlindungan Pekerja dan Kelangsungan Bisnis Terkait dengan COVID-19

“Kami mewajibkan gubernur untuk mendaftarkan setiap kasus COVID-19 yang dicurigai di tempat kerja dan melapor kepada yang relevan Agensi melaporkan dan mewajibkan para pemimpin bisnis untuk memprediksi penyebaran COVID-19 di antara para pekerja. “Bekerja dengan mengambil langkah-langkah pencegahan,” kata Menteri Tenaga Kerja Ida.

Langkah-langkah pencegahan termasuk kehidupan yang bersih dan sehat yang dikombinasikan dengan rencana K3 Caranya, wewenang Panitia Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) dan optimalkan fungsi pelayanan kesehatan kerja

Menda Ida mengatakan: “Kami juga mendorong setiap pelaku usaha yang bertugas untuk segera menyusun rencana persiapan dan bekerjasama dengan COVID -19 , Untuk meminimalkan risiko penyebaran di tempat kerja dan menjaga kelangsungan bisnis. “Menaker Ida mengatakan bahwa tidak hanya itu, ia juga meminta setiap pelaku bisnis untuk memandu pekerja menerapkan langkah-langkah pencegahan, seperti mendidik pekerja tentang COVID-19 (penyebab, gejala, penularan dan pencegahan); menjaga kebersihan lingkungan kerja, dan menyediakan akses Passage. Gunakan air keran dan sabun cair atau pembersih tangan di area pekerjaan umum seperti pintu masuk, lift, dan toilet.

“Kami juga meminta setiap pelaku bisnis untuk mempersiapkan. Dia berkata:” Untuk mencegah COVID- 19 Rencana persiapan bisnis untuk penyebaran kasus di tempat kerja untuk berurusan dengan dan berkoordinasi dengan pihak terkait. “

Jika seseorang berisiko karena COVID-19, diduga menderita penyakit atau menderita penyakit. Pekerja / pekerja atau majikan yang bermasalah harus mengambil tindakan. Itu diproses sesuai dengan standar kebersihan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. (*)

Tinggalkan Balasan