2020-08-22 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam rapat kerja gabungan Komite Keempat DPR RI akan terus berupaya menyediakan pangan bagi 267 juta orang guna menetapkan target beberapa produk pada 2021. -Menurutnya, masalah pangan sangat penting dan harus diselesaikan. Untuk itu, dalam pidatonya di tengah rapat, jika target diturunkan, ia akan mundur dari jabatan menteri yang diartikan tidak bersedia menurunkan target produksi pangan yang dilihat oleh beberapa pihak. – “Kalau ada yang menganggap menurunkan target produksi, saya akan berdiri di garis depan dan menolak. Kepentingan petani dan rakyat harus dipertahankan. Kita harus pakai tangan sendiri untuk memenuhi kebutuhan pangannya,” kata Syahrul kepada DPR. Senin (22 Juni 2020). Oleh karena itu tidak bergantung pada jumlah impor, sehingga diputuskan untuk terus meningkatkan produksi dalam negeri, khususnya pangan strategis. -Menteri Pertanian SYL mengakui bahwa pandemi Covid-19 secara langsung maupun tidak langsung telah menyebabkan pandemi tersebut, yang menjadi ancaman dan tantangan bagi upaya menjamin ketersediaan pangan. Ia mengatakan itu karena rusaknya distribusi pangan dan kapasitas produksi.

“Tapi para pejabat kita, gubernur, bupati, tokoh jalanan dan petani di lingkungan Kementerian Pertanian dan Kementerian Pertanian selalu optimis dengan tujuan yang kita tetapkan untuk diri kita sendiri. Katanya, karena ini kebutuhan nasional.

Tinggalkan Balasan