2020-08-22 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM, Surabaya-Banyak sentra produksi beras yang bersiap menghadapi panen raya. Di Desa Keboncau, Kecamatan Ujung Jaya, Kabupaten Sumedang, pemanenan terus dilakukan bahkan sejak awal Maret. Produktivitas tinggi.

“Rata-rata panen disini sekitar 8 ton per hektar. Bahkan kemarin ada sebagian masyarakat yang bisa memanen 12 ton per hektar. Kami berharap produktivitas yang tinggi bisa terus berlanjut,” bertanggung jawab membantu petani di Desa Keboncau untuk bercocok tanam. Kata agen promosi Acam. Tren harga tahun ini masih lebih baik dari tahun lalu, yaitu panen Rp 3.500 per kilogram gabah kering cangkang. -Menurut Acam, pemerintah pusat dan daerah kerap memberikan bantuan. Selain pemberian bantuan benih, petani juga mendapat bantuan berupa perontok padi. Karena mengurangi kerugian hasil panen. Para petani berharap pemerintah bisa meningkatkan bantuan Acintan (alat dan mesin pertanian) untuk wilayah kita. “Diakui Acombe, wabah Covid-19 tidak melemahkan semangat petani untuk bertani.” Petani di sini merasakan manfaatnya. Katanya, apalagi sekarang adalah musim Colt. “Pemerintah desa dinilai cukup sensitif untuk mencegah kemungkinan penyebaran Covid-19. Arkham mengatakan setiap pendatang baru harus melapor ke mesin desa. Ia mengatakan:“ Selain itu, kemarin Disinfektan disemprot. Menurut Angga, pejabat ENL yang menangani penyakit tanaman dan pengendalian hama serangga di Kabupaten Ujung Jaya, para petani khawatir padi mereka terkena semburan padi. ​​Penyakit tanur sembur ini disebabkan oleh jamur semburan padi. ​​

“Untuk pengobatan Untuk penyakit tanur sembur, kami mendukung penggunaan agen biologis. Di sini, kami menggunakan biologik Bacillus polymyxa yang diproduksi oleh kelompok tani lokal. Penggunaannya ramah lingkungan dan bahannya mudah didapat. Jika agens hayati tidak bisa dihilangkan, kita akan menggunakan fungisida, ”jelas Unga. Melalui model pertanian sehat, bahan organik dapat diolah di dalam tanah.

“ Dengan model usahatani ini petani dapat memperoleh hasil yang tinggi dan efisiensi yang tinggi. Bibit padi. Selain itu, produk yang dihasilkan berkualitas tinggi dan secara kimiawi bersih, sehingga harga produk dapat bersaing di pasar bebas. Dijelaskan Angga.

Petani di Kabupaten Sumedang memanen padi di areal padi pada Maret tahun lalu. Pada tahun 2018, total produksi pada 2015 sebanyak 7.616 hektar dan total produksi 48.910 ton. Pada saat yang bersamaan, Pada bulan April panen padi yang akan dipanen mencapai 10.521 hektar, dan perkiraan hasil panen sekitar 67.566 ton.Pada bulan Maret dan April 2020 panen padi kering tanpa kupas mencapai 116.476 ton.

Pertengahan Maret, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo memprediksikan, pada musim panen April hingga Mei stok beras negara akan meningkat menjadi 8 juta ton. Selain itu, stok beras dalam negeri sangat aman.

“Stok beras untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan dan Lebaran aman. Dan dalam keadaan terkendali. Syahrul mengatakan saat berkunjung ke food station Tjipinang Raya, Jakarta Timur, Rabu (18/3), stok ini bahkan bisa memenuhi kebutuhan warga saat pandemi Covid-19.

Tinggalkan Balasan