2020-08-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Perhubungan, melalui Administrasi Umum Angkutan Maritim, menganugerahi personel Penjaga Pantai dan Laut (PPLP) Tanjong Uban untuk kelas II, sebagai pengakuan atas keberhasilan pelacakan dan penghentian kapal penangkap ikan China MV.

Lu Huang Yuanyu 117 dan 118 adalah Diduga bersalah melakukan perdagangan manusia, dan juga menyimpan jenazah ABK Indonesia di lemari es pada 9 Juli 2020. -Penghargaan diberikan oleh Direktur Biro Pelayaran R. Agus H. Purnomo selaku Kepala Korps Marinir Denning Uban dan Pangkalan Penjaga Pantai (PLP) II Kelas Kapten Handy Sulfian, Kapten Patroli KN. Sarotama P.112 Nico Morris Selayar dan Kapten KN. Kalimasadha P.115 Putra Wardana .

“Kami mengucapkan terima kasih atas nama Kepala Tata Usaha Angkutan Laut, dan juga kepada penanggung jawab pangkalan PLP di Tanjung Uban, nahkoda dan seluruh ABK yang telah berhasil melaksanakan undang-undang tersebut.” Dengan mencegah kapal penangkap ikan asing masuk ke laut, Itu merupakan pelanggaran, “kata Dirjen Argus usai menyerahkan surat penghargaan kepada staf PLP Tanjung Uban di Jakarta, Kamis (16/7).

Menurut dia, hukum ditegakkan sesuai prosedur dan Berkoordinasi dengan aparat penegak hukum seperti TNI-AL, Pairaird, bea cukai dan instansi terkait lainnya.

Mengingat kapal tersebut merupakan kapal asing maka kami selalu mengikuti prosedur penegakan hukum yang dikeluarkan oleh International Maritime Organization (IMO) yang masih Administrasi Umum Pelayaran masih Departemen manajemen maritim yang bertanggung jawab atas musim panas yang aman dan keselamatan serta lingkungan pengiriman menambahkan: “Apa yang kami lakukan adalah semacam layanan sipil untuk negara, yang dapat menginspirasi staf KPLP lainnya untuk terus bekerja serius agar mereka berhasil.

Pada saat kejadian, setelah mendapat informasi dari Singapore Transport Commisioner, setelah berkoordinasi dengan LPT Batam dan VTS Dumai Ship Traffic Service dan aparat penegak hukum, PLP Tanjung Uban Pangkalan langsung memerintahkan kapal patroli KN. Sarotama P.112 Dan KN. Kalimasadha P.115 melakukan patroli terhadap kapal penangkap ikan China MV. Lu Huangyuanyu 117 dan 118. Kemudian, kapal penangkap ikan tersebut diantar ke perairan Indonesia untuk diperiksa dan kemudian diserahkan kepada penegak hukum untuk diproses lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan