2020-08-21 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menaker Ida Fauziyah mengucapkan terima kasih kepada pimpinan petani, lembaga dan masyarakat lainnya yang telah memberikan masukan untuk kerjasama dan meminta bantuan untuk membangun Balai Latihan Kerja Masyarakat (BLK).

Jumlah usulan untuk membentuk BLK masyarakat melebihi kuota ini, mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap rencana pemerintah, terutama dorongan Kementerian Ketenagakerjaan untuk memperkuat sumber daya manusia senior (SDM) dan rencana pengembangan kapasitas melalui pelatihan kejuruan BLK masyarakat. Menda Ida mengatakan kepada Jakarta (18/6/2020) bahwa tahun ini terdapat 1.000 paket perangkat lunak, antara lain pemilihan dokumen, tahapan verifikasi di tempat, kemudian paket perangkat lunak yang memenuhi syarat dan ketentuan akan ada di SK karena proses ini gratis.

Sehubungan dengan hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan mengeluarkan surat edaran nomor 2/460 / HK.04.01 / VI / 2020 melalui Badan Administrasi Umum Pembinaan dan Pengembangan Produktivitas (Binalattas), yang memuat pokok-pokok pokok sebagai berikut:

1. Menyerahkan Usulan bantuan pemerintah untuk pembangunan gedung bengkel dan penyediaan peralatan pelatihan vokasi untuk balai latihan kerja masyarakat harus sesuai dengan juknis nomor: 02/155 / LP.01.01 / IV / 2020 Efektif 1 April 2020.

2. Pengajuan proposal langsung disampaikan kepada Direktur Jenderal Pembinaan dan Pengembangan Produktivitas, tanpa dipungut biaya, dan tidak ada pihak lain yang terlibat.

3. Penerima manfaat secara mandiri membangun bengkel untuk pusat pelatihan kerja masyarakat, dan tidak dapat dipercayakan kepada atau kepada pihak ketiga.

4. Tidak ada kerjasama atau hubungan kerjasama apapun antara Departemen Tenaga Kerja. ty .

5. Terkait poin 2 dan 3 di atas, sebaiknya yang mendukung menghindari usulan tertentu dari parpol atau kelompok yang berjanji akan membantu pengelolaan BLK masyarakat agar terhindar dari penipuan- “semoga ini Dukungan masyarakat BLK bisa menguntungkan sebagian. Menaker Ida mengatakan: “Masyarakat terkait dan masyarakat sekitar yang membutuhkan skill, skill update (kualifikasi) atau peningkatan skill (upgrades)”. (*)

Tinggalkan Balasan