2020-08-21 |  Kilas Kementerian

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Menteri Sumber Daya Manusia Ida Fauziyah meminta pekerja migran Indonesia (PMI) yang sedang bekerja di luar negeri untuk menunda rencana berangkat, pulang, dan pulang ke negara asalnya. Berasal selama pandemi Covid-19. PMI harus mematuhi standar protokol kesehatan yang ditetapkan. Kata Menaker Ida di Jakarta, Minggu (10 Mei 2020). “-Menaker Ida mengungkapkan hal tersebut dan menjadi narasumber diskusi online AKU Indonesia mengenai kebijakan penempatan dan perlindungan PMI saat pandemi Covid-19 dan pengesahan UU No. 18/2017” melalui video conference di Jakarta, Minggu. (5 Mei 2020) -Ditemani oleh General Manager sementara Binapenta dan PKK Aris Wahyudi dan Direktur PPTKLN Eva Trisiana, Menaker Ida menyatakan akan terus berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia dari wilayah pemukiman kembali dan komisaris tenaga kerja untuk memastikan -Melindungi IKM yang bekerja di luar negeri-Tindakan lain yang dilakukan adalah berkomunikasi dengan pengguna / pengguna (pemberi kerja) dan agen penempatan sehingga mereka dapat terus membantu / memfasilitasi tinggal / tinggal dengan PMI yang kontrak kerjanya sudah habis. Negara / Wilayah.

“Kami juga sedang berkoordinasi agar PMI tidak dapat bekerja dengan baik karena kebijakan yang sebenarnya. Dia berkata. -Jauhi keramaian-Jauhi keramaian

Selama pandemi Covid-19 berkoordinasi dengan perwakilan Indonesia, Menaker Ida juga mengimbau seluruh IKM di negara tujuan untuk tidak meninggalkan tempat tinggalnya kecuali mereka menggunakan masker dalam keadaan darurat dan tidak Tinggalkan pusat keramaian.

Saran teknis “Kami berkoordinasi dengan departemen tenaga kerja” Dia mengatakan bahwa tujuan negara pemukiman kembali adalah untuk menyerukan kepada pengusaha agar menjauhkan PMI dari pusat keramaian dan mengenakan masker saat meninggalkan tempat tinggal. Dan secara aktif merespon hotline layanan perlindungan WNI, termasuk PMI yang terhubung dengan Covid-19. Ini termasuk menyampaikan informasi terbaru tentang kondisi PMI di negara pemukiman kembali.

Tinggalkan Balasan