2020-08-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM-Tim SAR bekerja sama dengan aparat lainnya melanjutkan proses evakuasi pagi tadi (6/7) saat proses evakuasi kapal nelayan yang karam Kasih 025 dan proses pencarian korban pada Minggu sore (5/7). Tim dari Administrasi Umum Angkutan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan patroli KPLP KNP melalui Kantor Administrasi dan Pelabuhan (KSOP) Tingkat Kupon 3. 340 .

“Dalam data sementara yang kami terima sejauh ini, ada 28 orang di dalamnya, 2 (2) orang meninggal, 20 orang selamat, dan 6 (6) orang masih mencari.” Aprianus Hangki, Kepala Biro KSOP Kupang III, Senin (6/7).

Selain Tim KSOP Kupang Basarnas dan Kupang III, proses evakuasi juga melibatkan KKP Kupang, Polsek Kupang, Polsek Alak, KPPP Tenau, Polda NTT, Dinas Perhubungan Provinsi NTT, BPBD, Tagana, Pelindo III dan pihak terkait lainnya. .

Menurut laporan yang diterima oleh kantor KSOP III di Kupang, kapal nelayan Kasih 025 meninggalkan Taborung ke Roth pada Minggu pagi (5/7). Namun kapal penangkap LOVE 025 memiliki ukuran GT. Ke-13 kepala dengan panjang 15,55 meter dan lebar 3,1 meter tidak dimulai dari pelabuhan, tetapi dari Syahbandar ke pelabuhan perikanan di bawah Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Selama pelayaran, kapal nelayan tersebut dihantam ombak setinggi 2-4 meter sehingga terjadi kecelakaan kapal.

Setelah kejadian tersebut, Bahari Express yang lewat berlayar menuju Rote-Kupang dan memberitahu stasiun pantai bahwa ada kapal nelayan yang tenggelam dan meminta bantuan segera. Evakuasi dan penggeledahan. Katanya: “Bahari Express melihat ada Dua (dua) orang mengapung di atas air, kemudian membantu orang tersebut dan dibawa ke pelabuhan Kubantenau. “Dia menambahkan:

Setelah tiba di pelabuhan Tenau, sebuah tim yang terdiri dari Kupon KSOP, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan Unit Pelaksana Keamanan Pelabuhan (KPPP) segera membawa para korban ke Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk pemeriksaan kesehatan. Kemudian, eratan diambil Dikirim ke RS Bhayangkara.

Bersamaan dengan itu, kapal patroli KNP. 340 orang milik kantor KSOP III Kupang dan kapal Antareja Basarnas segera bergegas ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

“KMT. 340 kapal patroli memindai daerah Taboron dan Pulau Kambing, sementara kapal Basarnas Antareza mencari di perairan Pukuafu. WITA Minggu siang sekitar pukul 16.11, kapal Basarnas menemukan 2 (dua) korban, ‚ÄĚjelas Hangki. Menuju RS L’house Bhayangkara untuk perawatan lebih lanjut-Hangki berharap seluruh korban evakuasi bisa melewati tim evakuasi terpadu. Temukan dengan aman.

Tinggalkan Balasan