2020-08-21 |  Kilas Kementerian

TRIBUNNEWS.COM di Negara Bagian Tarakan-Guna meningkatkan pelayanan pelabuhan dan meningkatkan keselamatan navigasi, Kementerian Perhubungan kembali menggelar test bed pilot elektronik atau e-Pilotage.

Tes e-Pilotage ini dilakukan di perairan Pelabuhan Tarakan Kalimantan Utara, tes tersebut dilakukan di empat tes mengemudi elektronik yang dilakukan oleh Kantor Distrik Navigasi (Disnav) pada Marine Traffic Service (VTS) Pertandingan ketiga VTS Tanjung Priok, VTS Batam Center, VTS Tarakan dan terakhir VTS di Benoa. Dalam hal ini, General Administration of Maritime Transport telah menyiapkan rencana implementasi panduan elektronik dan test bed dengan cepat untuk mengoptimalkan penggunaan VTS di Meksiko. Area navigasi untuk meningkatkan keamanan navigasi.

Bacaan: Revisi standar baru, disiplin jangka panjang personel maritim pelabuhan sesuai dengan peraturan sanitasi-penerapan test bed ketiga di pe harus memungkinkan semua pihak untuk berkontribusi pada kelancaran kemajuan dan keberhasilan kegiatan ini, Sehingga hasil implementasinya dapat dijadikan acuan implementasi e-Pilotage di Pelabuhan Tarakan melalui VTS Tarakan. Arif Toha, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, sedang dalam proses pembukaan virtual test bed elektronik di perairan Pelabuhan Tarakan, Kalimantan Utara, Selasa (7/7/2020).

Arif menjelaskan bahwa tujuan pelaksanaan test bed adalah untuk mendapatkan masukan dan evaluasi untuk penyiapan sarana dan prasarana, serta regulasi untuk pelaksanaan panduan mengemudi elektronik berdasarkan berbagai karakteristik lalu lintas dan navigasi jalur, serta berperan sebagai VTS. Dimana implementasinya berjalan dengan lancar. Ia mengatakan, pelaksanaan uji e-Pilotage juga akan berjalan lancar.

Oleh karena itu pihaknya mengucapkan selamat kepada semua pihak yang akan melaksanakan kegiatan ini agar pelaksanaan e-Pilotage test ini dapat terus dievaluasi berdasarkan pelaksanaan sebelumnya yaitu di Tanjung Pruuk dan Batam untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Menurutnya, pelaksanaan di Tarakan kali ini cukup sulit- “Saya berharap layanan pilot elektronik ini semakin meningkat, layanan kepelabuhanan semakin efektif, dan keselamatan navigasi semakin terjamin, termasuk menjaga lautan di perairan Indonesia. Lingkungan, “kata Arif. Pada tes literasi informasi elektronik sebelumnya yang dilakukan di Pel Abuhan Tanjung Priok dan Batam, pihaknya dapat memberikan penilaian yang baik.

Tinggalkan Balasan