2020-08-20 |  Kilas Kementerian

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menpora Zainudin Amali berharap TVRI menjadi penyiar yang lebih kreatif dan merespon lebih positif terhadap perubahan di sekitarnya.

Menpora menyampaikan harapan tersebut usai menerima audiensi dari panitia pengawas TVRI. Arief Hidayat Thamrin dan Direktur TVRI Imam Brotoseno di kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (16/6/2020) siang.

Menteri Pemuda dan Olahraga juga menyambut baik kerjasama dan kerjasama dengan badan komunikasi merah ini untuk merencanakan olah raga dan olah raga kepemudaan.

“Kami dari Kementerian Pemuda dan Olahraga dan mendukung konten-TVRI Sports News Content mengatakan bahwa Meng Pola didampingi oleh perwakilan budaya olahraga R Isnanta, mewakili Chandra Bhakti, perwakilan peningkatan prestasi olahraga, dan Bapak Nigara, petugas khusus olahraga, dan Milenium Dan Staf Khusus Bidang Kreativitas Aliya Nurayu Laksono.

“Kami berharap TVRI menjadi organisasi penyiaran dan pertelevisian yang bersatu,” Segala macam informasi tentang olah raga dan pemuda, jika ada rencana dan konten baru akan kami rilis ke publik, Untuk olah raga professional, prestasi, peradaban atau olah raga masyarakat. ”Lanjut Menpora.

Menpora berharap kerjasama baru dengan TVRI semakin baik dan merespon perubahan dengan lebih baik. “Status quo ini kami kembalikan, dan TVRI terus berbenah. Kami yakin,“ Dengan kepengurusan baru, TVRI lebih peka terhadap perubahan di sekitarnya. Karena ketatnya persaingan antar penyiaran, menjadi lebih kreatif dan inovatif. Seks.

Di saat yang sama, Ketua TVRI Imam Brotoseno sangat antusias dengan rencana kerjasama dengan Departemen Olahraga Pemuda. Dia mengatakan: “Hubungan kami dengan Departemen Olahraga Pemuda telah berkembang dengan baik sejak lama, tetapi sekarang kami akan terus mengadopsi yang baru dan lebih baik Model kerjasama memperkuat kerjasama ini. “Kita akan ajak anak muda dan berdayakan. UMKM menyediakan ruang wirausaha yang inovatif. Kita juga akan membahas perjuangan dari bawah menuju prestasi hingga puncak dengan program olah raga BUMN atau dokumenter olah raga kepemudaan. Kita merasa harus menceritakan secara keseluruhan Negara menjadi sumber inspirasi, “pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan