2020-08-20 |  Kilas Kementerian

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Selama pandemi Covid-19, Indonesia menghadapi banyak tantangan dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk, tidak hanya dalam hal produksi, tetapi juga kebijakan masyarakat yang bertujuan untuk memaksimalkan kegiatan keluarga.Hal ini menjadi tantangan bagi distribusi pangan masyarakat. Sebuah tantangan .

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengumumkan dampak Covid-19. Tidak hanya berbahaya bagi kesehatan, tetapi juga berdampak besar pada sektor ekonomi termasuk pangan. Ia mengatakan, selain kesehatan, sektor pertanian juga harus siap menghadapi penyebaran Covid-19. Kata Syahrul usai menandatangani 6 (enam) perjanjian kerjasama breeding dengan Grab di kantor pusat Kementerian Pertanian di Jakarta (14/4). -Dia terus bekerja sama dengan Grab dan harus memfasilitasi distribusi makanan ternak seperti daging sapi dan ayam, telur, susu, dan produk olahan lainnya kepada masyarakat. Enam (enam) rekanan yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian adalah PT. Charoen Pokphan, PT, Indonesia. Indonesia Japfa Comfeed Indonesia. Tri Putra Panganindo, PT. Cimory, PT. Indoguna Utama dan PT. Perkembangan Agro Boga Utama dan pemasaran produk ternak secara online serta 3 pasar digital yang sedang berkembang yaitu etanee, Tani Supply Indonesia dan SayurBox. “Persatuan dibutuhkan di sini, kesadaran nasional itu harus, perwakilan nasional harus ada yang berkumpul, kalau tidak bersiaplah, kita akan melihat masalah itu tersebar di depan mata kita,” kata Syahrul. Hal ini membutuhkan kerjasama dan sinergi yang kuat dari semua pihak. Gubernur dua kali Provinsi Sulawesi Selatan itu mengimbau seluruh pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan, serta sektor transportasi dan mitra bisnis milenial, untuk membantu memenuhi pasokan pangan 267 negara kepada jutaan rakyat Indonesia.

“Bagi kami di Kementerian Pertanian, selain atas perintah Presiden, Kementerian Luar Negeri juga tidak boleh tinggal diam. Bagi kami, ini adalah tempat ibadah. Saya selalu mengatakan bahwa sekaranglah saatnya Anda menjadi pejuang. Saya kira negara Anda dan negara Anda tidak ada, teman-teman ada di sini sekarang, saya yakin kita bisa menyelesaikan masalah ini lebih cepat, ”tutup Syahrul.

A Pada kesempatan yang sama, Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata mengatakan siap mendukung upaya pemerintah dalam menyediakan pangan bagi masyarakat, khususnya produk pertanian dan produk olahan. Ia mengatakan, ribuan tukang sampah siap membantu mendistribusikan makanan kepada masyarakat. Ia mengatakan hal itu untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan sosial massal (PSBB), atau untuk mengurangi jarak fisik / sosial. Jumlah penyebaran Covid-19 di Indonesia. Ini merupakan upaya yang luar biasa oleh Grab dan Kementerian Pertanian.Bahkan Menteri sendiri telah turun tangan untuk memastikan tersedianya sembako untuk masyarakat seperti ayam, telur, daging, dll.Kami berharap layanan ini dapat seperti yang dikatakan Menteri dan saat ini bekerja sama dengan kami. Masyarakat yang mengikuti kesepakatan sanitasi, kini saatnya kita berkontribusi untuk negeri ini, ”ujarnya.

Tinggalkan Balasan